-->

Notification

×

Iklan

Penegak Hukum Diminta Periksa Kepsek SD Swasta Harapan, Paya Bakung. Diduga Selewengkan Anggaran Dana BOS

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T05:13:03Z
Foto : Ilustrasi

Metro7news.com
| Hamparan Perak
- Aparat Penegak Hukum (APH) diminta panggil dan periksa Andri Kurniawan selaku Kepala Sekolah SD Swasta Harapan, Paya Bakung. Hamparan Perak terkait penggunaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2023, 2024 dan 2025.


Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang dan Inspektorat Kabupaten Deli Serdang juga harus mengevaluasi penggunaan anggaran dana BOS SD Swasta Harapan, Paya Bakung yang diduga banyak kejanggalan.


Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Garuda Mas (DPP LSM Garuda Mas), Abdul Hamid mengatakan akan melayangkan surat Dumas ke Kejaksaan, Kepolisian, Inspektorat dan Dinas Pendidikan Deli Serdang 


" Kita akan segera laporkan Kepsek nya ke instansi - instansi terkait, agar segera dipanggil dan diperiksa, " ujarnya.


Lanjutnya mengatakan, dugaan kuat adanya penyelewengan dana BOS oleh Kepala Sekolah sangatlah jelas, apalagi diketahui Sekolah Swasta masih mengutip uang sekolah, uang buku hingga uang pembangunan. Kemana saja uang tersebut menjadi pertanyaan besar.


Adapun beberapa komponen yang menjadi pertanyaan seperti : 


1. Penerimaan Peserta Didik Baru
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 250.000
Tahap 2 Rp 850.000
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 0
Tahap 2 Rp 1.090.000
Tahun 2025
Tahap 1 Rp 0
Tahap 2 Rp 1.090.000
Pada tahun 2023 ada dua kali dalam setahun, ini jelas tidak sesuai dengan Juknis BOS dan Tahun 2025 sama sekali tidak ada. Ini sangat aneh


2.Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca. 
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 4.675.000 
Tahap 2 Rp 62.628.200        
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 50.580.000
Tahap 2 Rp 30.328.700
Tahun 2025
Tahap  Rp 35.122.000
Tahap 2 Rp 20.003.000                                                                                                          
Item buku apa saja yg dibelanjakan disekolah dengan nominal yang sangat besar tersebut apakah seluruh siswa sudah mendapatkan buku tersebut diminta untuk penjelasannya ?


3.Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 2.000.000
Tahap 2 Rp 0
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 3.970.000
Tahap 2 Rp 950.000
Tahun 2025
Tahap 1 Rp 5.060.000
Tahap 2 Rp 0
Sangat lah besar anggaran yg dikeluarkan.


4. Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran dan bermain
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 24.860.746
Tahap 2 Rp 19.418.848
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 16.157.200
Tahap 2 Rp 14.210.800
Tahun 2025
Tahap 1 Rp 13.311.300
Tahap 2 Rp 14.932.888
item ini berfungsi untuk  pengadaan lembar soal siswa dan berapa rupiah anggaran per siswa dalam pengadaan lembar ujian tersebut diminta untuk  penjelasannya ?

 
5. administrasi kegiatan sekolah   
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 18.062.729
Tahap 2 Rp 13.698.952
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 6.171.400
Tahap 2 Rp 16.341.500
Tahun 2025
Tahap 1 Rp 10.664.400
Tahap 2 Rp 15.166.000
Komponen ini sangatlah besar, untuk apa saja dikeluarkan.

        
6.Pemiliharaan sarana dan prasarana sekolah
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 23.202.725
Tahap 2 Rp 18.723.000
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 8.194.000
Tahap 2 Rp 18.004.000
Tahun 2025
Tahap 1 Rp 30.500.000
Tahap 2 Rp 31.462.000
menurut kami penggunaan anggaran perawatan sekolah hanya dapat digunakan katagori ringan apa saja yang diperbaiki disekolah diminta untuk penjelasannya dengan rinci ?


7. Pembayaran honor
Tahun 2023
Tahap 1 Rp 104.910.000
Tahap 2 Rp 107.910.000
Tahun 2024
Tahap 1 Rp 106.410.000
Tahap 2 Rp 106.410.000
Tahun 2025
Tahap I Rp 99.180.000
Tahap II Rp 99.180.000
Berapa jumlah Honor dan berapa gaji setiap pegawai honor nya. Karena setiap tahunnya tidak ada laporan untuk pembayaran honor.


APH dan Pemkab Deli Serdang harus bertindak tegas terhadap Kepala Sekolah SD Swasta Harapan, Paya Bakung jika terbukti ada penyelewengan. Ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.


Sementara, Andri Kurniawan Kepsek SD Swasta Harapan Paya Bakung saat dikonfirmasi melalui pesan WA pada Jumat (21/8/2026) hanya dibalas dengan permohonan Maaf.


" Waalaikum salam bang, maaf baru dibalas bang, " balasnya, Sabtu (23/8/2026) sekitar pukul 17.58 wib.


Saat di chat kembali kalau awak media ini meminta penjelasan perihal penggunaan anggaran dana BOS nya, tidak ada jawaban lagi, hingga berita ini diterbitkan.


(Irdiansyah)

×
Berita Terbaru Update