Curhat pilu datang dari Cut Eka, pedagang di Lapangan Meriam Sipoli, Gunung Meriah, Aceh Singkil. Kontainer jualannya kembali dibobol maling, Minggu (20/9/2026). Ini sudah yang ketiga kalinya.
Kali ini, Cut Eka tak kuasa menahan tangis. Seluruh isi jualannya ludes digondol maling, ia harus memulai dari nol lagi.
Kepada Metro 7 News, Cut Eka menceritakan kronologis pembobolan yang dialaminya selama ini:
Pembobolan Pertama: Mesin prescup dan CCTV yang dibeli online raib. Maling masuk dari pintu bawah dengan mencopoti bautnya. "Yaudahlah kami perbaiki pintu bautnya ditambahi lebih kuat lagi, gembok diganti yang tebal biar susah dirusak," ujarnya.
Setelah diperbaiki, setahun aman.
*Pembobolan Kedua: Gembok dirusak, tabung gas kompor dan bola lampu diambil. Saat itu Cut Eka masih mendiamkan dan kembali mengganti gembok dengan yang lebih besar. Ia masih bisa jualan meski tanpa menu masakan dan tanpa mesin prescup lagi.
Aman beberapa bulan.
Pembobolan Ketiga (Hari Ini): Inilah yang paling menyakitkan.
"Tapi hari ini hatiku sakit dan rasanya kecewa sekali. Aku menangis melihat isi jualan ku semua diambil hanya disisakan jeruk dan pop Ice yang beberapa sachet lagi," curhat Cut Eka.
Yang hilang: Blender, mixer, teko listrik, ambal, buah-buah jus, susu kotak, susu sachet, kopi segala merek, gula, dan lain-lain semua diambil.
Yang bikin sakit hati, pelaku sempat berpesta di dalam kontainer. "Bahkan mereka kupas buah, minum Kuku Bima, Extra Joss pakai susu di dalam container itu, benar-benar rakus luar biasa jahatnya. Benar-benar harus memulai dari nol lagi disuruh maling binatang ini," tulisnya dengan nada kecewa.
Cut Eka menegaskan, ia tidak menjual kesedihan. Ia berbagi cerita ini sebagai himbauan agar pedagang lain lebih berhati-hati.
"Gak ada aku jual kesedihan, aku berbagi cerita informasi kejadian hari ini untuk himbauan juga supaya yang lain lebih berhati-hati lagi dan jangan sampai mengalami kejadian seperti yang ku alami saat ini," katanya.
Di akhir curhatnya, ia tetap tegar berdoa: "Semoga yang hilang jadi jalan buat kembalinya rezeki kami lebih besar lagi. Amin."
Sementara itu, personil Polsek Gunung Meriah sudah turun ke TKP untuk melakukan pengecekan, seperti terlihat dalam foto yang diterima redaksi.
Cut Eka berharap polisi segera menangkap pelaku yang sudah sangat meresahkan pedagang di Lapangan Meriam Sipoli. (MC)

