![]() |
| Para pelaku kejahatan yang sering beraksi di depan pintu masuk Tol Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, telah diamankan Polsek Percut Sei Tuan. |
Metro7news.com, Medan – Belakangan ini, angka kejahatan di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan makin meningkat. Seperti kejadian-kejadian penjambret, pungli dan pelemparan batu terhadap kenderaan dan kejahatan lainnya di pintu masuk Tol Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung hingga viral di Medsos. Sampai-sampai warga mengumpulkan tandatangan akibat ke kecewaan mereka dengan maraknya angka kejahatan di daerah tersebut.
Selanjutnya, Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu, SH.,MH mengambil sikap dan menindaklanjuti keresahan warga tersebut, dengan menangkapi para pelaku kejahatan yang sering beraksi dikawasan tersebut.
Dalam hal ini, Kapolsek Percut Sei Tuan menyatakan, akan menindak pelaku kejahatan di wilayah hukumnya, walaupun siapa dia.
“Demi menjaga keamanan di wilayah Percut Sei Tuan, kita akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan, siapapun itu,”tegas Kapolsek Percut Sei Tuan.
Ditambahkannya, tim juga sudah berhasil menangkap penjambret telepon genggam milik warga yang videonya sempat viral di media sosial (Medsos).
Namun dalam hal ini, Kapolsek Percut Sei Tuan belum bisa merinci identitasnya karena masih dalam pengembangan guna memburu pelaku lainnya.
“Satu orang sudah berhasil diamankan, dan yang lainnya, kita masih lakukan pengejaran, karena identitasnya telah diketahui. Doakan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita tangkap,”ucap Kapolsek.
Sementara ini, kata Kapolsek, sebanyak delapan orang pelaku kejahatan di daerah tersebut, seperti pelaku aksi pungli, jambret dan melempar batu ke arah pengendera, sudah diamankan.
“Sementara ini, kita sudah amankan sebanyak delapan pelaku kejahatan di daerah tersebut,”jelas Kapolsek Percut Sei Tuan kepada awak media di Mako Polsek Percut Sei Tuan, Jumat (11/06/2021) malam.
Dijelaskannya, para pelaku kerap beraksi di jalan tol dan mereka selalu memantau calon korbannya. Begitu korban terlihat menerima panggilan, pelaku dari arah belakang langsung merampas teleponnya.
“Kemudian ia berlari ke arah temannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor. Mereka lalu kabur menuju jalan-jalan yang aman,”jelasnya
Hasil tes urine, tujuh dari delapan pelaku dinyatakan positif narkoba. Mereka membeli sabu dan lem menggunakan uang hasil kejahatan yang dilakukan.
Dalam hal ini juga, kita juga telah menangkap seorang penadah barang hasil kejahatan dari para pelaku. (Andi)
