![]() |
| Tim Labfor Polda Sumut, turun melakukan olah TKP dan penyeledikan terkait aksi teror pembakaran rumah wartawan senior, Sabarsyah. |
Metro7news.com, Binjai -Terkait pembakaran rumah Sabarsyah wartawan senior Kota Binjai yang dilakukan orang tidak dikenal, AKBP Roy Tenno Siburian, Kasubdit Fisika Komputer Labfor Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Labfor Poldasu), bersama Tim Pidum Polres Binjai melakukan cek tempat kejadian perkara, di Perumnas Berngam, Jalan Bantara Raya Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Minggu (13/06/2021), sekira pukul 10:00 WIB.
Dari keterangan yang diperoleh, kedatangan Tim Identifikasi Polda Sumut tersebut guna melakukan identifikasi atas kejadian perkara terbakarnya rumah M Sabarsyah (65), orangtua dari Syahzara Sopian (36), dan Syahzara Solihin (34), yang juga wartawan media cetak terbitan Medan.
Menurut Sabarsyah, sepekan ini anaknya melakukan fungsi sosial kontrol terhadap aktifitas kegiatan ilegal judi togel dan narkoba yang sedang berkembang pesat di Kota Binjai.
"Seminggu belakangan ini, anak saya sopian ada melakukan pemberitaan terhadap kegiatan ilegal oknum Ketua Ormas yang disinyalir kuat menjalankan usaha judi togelnya dan maraknya peredaran narkoba di Kota Binjai,"tuturnya.
Masih kata Sabarsyah, kegiatan ilegal ini bermarkas di Kecamatan Binjai Selatan, dan diduga mendapatkan ijin oleh pihak terkait, karena berjalan lancar yang disinyalir kuat telah memberikan upeti.
"Kegiatan judi togel dan narkoba ini berjalan lancar, diduga karena aparat terkait mendapat upeti,"jelas Sabarsyah ketika menjawab pertanyaan tim Labfor Polda Sumut saat melakukan cek TKP.
Diduga kuat pelaku adalah orang suruhan oknum Ketua Ormas di Binjai yang merasa keberadaan usaha haramnya mendapatkan sorotan media cetak, tempat anaknya menulis. Menurutnya hal ini dikontrol serius selama dua pekan ini oleh oknum Ketua Ormas tersebut yang merasa tidak terima dengan pemberitaan tersebut.
Hal itu dirasakan setelah adanya beberapa kali intimidasi yang diterima Sopian atas dirinya secara pribadi sempat mendapat intervensi berulang kali dari gerombolan preman.
"Diduga suruhan oknum ketua yang menjalankan usaha haram tersebut, dimana kegiatan ilegalnya sudah menjamur di Kota Binjai ini,"ungkap Sabarsyah.
Sementara itu, dari hasil cek identifikasi yang dilakukan Tim Labfor Polda Sumut mengamankan beberapa barang hasil jilatan si "Jago" merah yang nyaris membuat rumah rata dengan tanah lantaran keganasan api yang menyulut dari pintu depan rumah sangat menyengat menimbulkan rasa bau bensin.
"Kita sangat tidak mau ada keterlambatan atas peristiwa kejadian ini lantaran melibatkan rekan media. Yang kita lakukan ini mau memberikan pelayanan baik terhadap masyarakat,"ucap AKBP Roy Tenno Siburian.
Masih kata Roy Tenno, dari kejadian ini kita lihat api belun meluas dan masih ke pintu jendela kaca, Tim Labfor Polda Sumut telah melakukan beberapa identifikasi dan memasang Police Line, serta ada beberapa barang bekas sulutan api yang bersumber dari bensin.
"Nanti kita cek ke laboratorium dahulu untuk mengetahui adakah zat yang digunakannya dalam mempercepat proses terjadi kebakaran,"imbuhnya.
Dalam hal ini, kesimpulannya tim labfor mengamati ada beberapa yang diambil dari beberapa barang yaitu gorden ada tercium aroma yang berbeda dari biasanya.
"Mudahan-mudahan ini segera mendapatkan hasil dan paling lama seminggu kita sudah mendapat hasilnya,"ungkap AKBP Roy Tenno Siburian.
Atas kejadian tersebut, Sabarsyah sudah membuat laporan ke Polres Binjai dengan tanda bukti lapor Nomor : STTLP/140/VI/2021/SPKT-C/RES BINJAI, juga berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/B/377/VI/2021/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA Sumatera Utara. (FM)

