-->

Notification

×

Iklan

Sekcam Percut Sei Tuan : Kalau Tidak Ada Keputusan Juga, Kita Akan Beri Sanksi

Selasa, 20 Juli 2021 | Juli 20, 2021 WIB Last Updated 2021-07-20T07:01:45Z

 

Kondisi Jalan Pasar V Barat, atau Simpang Unimed rusak parah akibat banyak truck-truck yang melintas melebihi tonase.

Metro7news.com, Percut Sei Tuan – Walaupun sudah lima kali pertemuan, namun belum ada tanda-tanda bagi pelaku usaha untuk berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menangani perbaikan Jalan Pasar V Barat atau yang lebih dikenal Jalan Simpang Unimed akibat truck kontainer yang melalui jalan tersebut dengan tonase tinggi.


Hal ini kalau dibiarkan terus tanpa ada perbaikan, akan berdampak terhadap semua pengguna jalan lain. Oleh sebab itu, Pemkab Deli Serdang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengundang semua pelaku usaha di daerah Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan untuk duduk bersama membahas permasalahan ini. Namun sudah dilakukan lima kali pertemuan, belum menemukan solusi.


Pada rapat semalam, Senin (19/07/21), yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Percut Sei Tuan, pihak dari MMTC, pengusaha yang bergerak dibidang perumahan dan pergudangan tidak besedia untuk berpartisipasi untuk perbaikan jalan tersebut.   

    

Sementara, pihak Semen Merah Putih bergerak dibidang semen curah yang selalu melintasi jalan itu dengan kenderaan tonase tinggi hanya mampu membantu dana partisipasi Rp. 150 juta saja. Ini di sampaikan oleh perwakilan mereka pada saat pertemuan yang dilakukan Dinas PUPR di Aula Kecamatan Percut Sei Tuan.


“Kalau dipikir, dengan kondisi kosong saja, truck semen curah milik PT. KPPN berat sudah diatas 8 ton, yang setiap saat melintasi kawasan tersebut hanya bisa membantu Rp. 150 saja. Inikan tidak logis,” ujar masyarakat Desa Medan Estate kepada awak media, Selasa (20/07/21), yang namanya tidak mau dituliskan.


Menurutnya, kalau pelaku usaha tidak mau berpartisipasi memperbaiki jalan tersebut, lebih baik jalan itu di portal saja. Soalnya, kalau hal ini dibiarkan akan berdampak terhadap pengguna jalan lain.


Sementara, pihak Pengembang Citra Garden yang bergerak di bidang properti perumahan mewah dengan harga jual perumahan tersebut di atas 1 milyar lebih, per unitnya. 


“Kalau kami menyanggupi untuk perbaikan jalan sebesar Rp. 400 juta, karena masih banyak lagi perusahaan besar di daerah ini untuk diminta partisipasinya. Kita lihat saja, pekan depan bagaiamna keputusan dari pelaku usaha lainnya,” ungkap Humas CitraLand Bagya City saat pertemuan dengan Kadis PUPR Deli Serdang di Kantor Kecamatan Percut Sei Tuan semalam.


Pada kesempatan itu, Sekcam Percut Sei Tuan, Drs. Nasib Solichin, MAP, angkat bicara dalam permasalahan akan ada sanksi berat yang akan diambil nantinya kalau kesepakatan tidak tercapai. (yan)


×
Berita Terbaru Update