![]() |
| Foto Personil Polisi dari Polsek Penyabungan saat mengamankan Ahmad dari amukan warga. |
Metro7news.com, Panyabungan, Madina - Entah setan apa yang merasuki Ahmad (42) sehingga diduga tega menggauli putri kandungnya sendiri. Sebut saja Bunga (14) mengadu telah digauli ayah kandungnya pada Rabu (22/09/2021), di Rumahnya yang berada di Kelurahan Sipolu - polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.
Kejadian bejad Ahmad (42) ini terungkap setelah Bunga tidak tahan dengan kelakuan bejad ayahnya, dan mengadukan kejadian yang dialaminya kepada kakak kandungnya NV (18 ), pada saat kejadian sedang berada di tempat kerjanya.
Berdasarkan keterangan NV (18), kakak kandung Bunga, kepada wartawan media ini. Dijelaskannya bahwa adiknya datang ke tempat kerjanya sambil menangis. Ketika pertama ditanya sempat tidak mau menceritakan kejadian itu. Melihat adiknya menangis, NV terus mendesak sambil bertanya penyebab adiknya menangis, karena desakan kakaknya NV, lalu Bunga menceritakan perihal kejadian yang telah dialaminya.
Dari cerita Bunga kepada NV, bahwa ayahnya telah menodainya. Setelah mengetahui perbuatan bejad ayahnya terhadap adiknya, NV lalu menghubungi Ibunya yang pada saat kejadian sedang tidak berada di rumah.
Setelah ibunya mengetahui kejadian itu, langsung memberitahukan kejadian itu kepada Kepala Lingkungan setempat, yang dilanjutkan dengan melaporkan ke pihak Kepolisian.
Warga masyarakat yang mengetahui kejadian itu sontak tersulut emosi dan amarahnya sehingga Ahmad (42), sempat menjadi bulan-bulanan amuk warga yang geram akan tindakan bejadnya tega menodai anak kandungnya sendiri.
Polisi dari Polsek Panyabungan turun mengamankan Ahmad, dari amuk warga yang berusaha memberikan bogem mentah kepadanya. Ahmad yang telah babak belur dihakimi warga, yang geram dengan tindakan bejad nya. (MS).
