Metro7news.com | Subulussalam - Bangunan Talud Jalan Nasional Lintas Subulussalam ambruk, tembok penahan tanah (Talud), di Jalan Nasional Lintas Provinsi Aceh - Sumatera Utara terlihat ambruk.
Bahkan terlihat seperti terbiarkan tanpa adanya perbaikan dari dinas terkait, Rabu (15/06/2022).
Padahal jalan tersebut merupakan jalan alternatif satu-satunya jalan penghubung antara Subulussalam-Aceh menuju Sumatera Utara.
Atau berbatasan dengan daerah tetangga Wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Propinsi Sumatera Utara.
Menurut informasi yang di peroleh awak media ini dari berbagai sumber, bangunan Talud tersebut di bangun pada Tahun 2020.
"Tahun 2021 bangunan Talud tersebut ambruk, sampai sekarang di biarkan tanpa adanya perbaikan kembali. Lebih kurang hampir satu tahun juga dibiarkan tanpa perbaikan," ungkap sumber yang namanya tidak mau di tulis.
Sementara, Kadis PUPR Subulussalam, Ir. Alhadin saat di konfirmasi mengatakan, jalan tersebut merupakan wewenangan Balai Jalan Nasional Wilayah I Banda Aceh.
Hingga berita ini di muat, awak media belum berhasil mengkonfirmasi Balai Jalan Nasional Wilayah I Banda Aceh.
Sebagai mana di beritakan sebelumnya, Bahu Jalan Nasional Subulussalam-Aceh batas Sumatera Utara Medan mengalami longsor tepatnya di Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalaam.
Menurutnya jika tidak secepatnya di tangani oleh pihak terkait, badan jalan tersebut sedikit demi sedikit akan terkikis sehingga besar kemungkinan jalan tersebut terancam putus total.
"Kalau dibiarkan tanpa adanya perbaikan, takutnya mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama di malam hari," tambahnya.
Diharapkan, pihak Balai Jalan Nasional Wilayah I Banda Aceh kiranya segera bertindak untuk memperbaikinya, agar badan jalan tidak tergerus longsor.
(Amdan Harahap)
