-->

Notification

×

Iklan

Muhammad Ja'far : Terima Kasih Buat Bapak Kapolri Sudah Berikan Batuan Rumah

Selasa, 21 Maret 2023 | Maret 21, 2023 WIB Last Updated 2023-03-21T15:02:29Z

 

Ilmuwan Muhammad Ja'far Hasibuan saat berkompetisi dunia di Kota Shanghai China. (foto/Ist)

Metro7news.com | Medan - Pengobatan herbal Muhammad Ja'far Hasibuan (30) yang sudah viral dan mendunia ini, sekarang ini sudah memiliki tempat pengobatan gratis di Jalan Sari Gang Teratai 12 No. 6 Dusun VI Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.


Pada saat menerima hadiah tersebut berlinang air mata Ilmuwan muda yang berprestasi dunia, penemu Biofar SS. Pemuda inspiratif segudang prestasi dunia itu telah menjuarai dunia medis ilmuwan kelas dunia.


Dia pernah meraih medali emas dan World Invention Intellectual Property Associations Special Award dalam ajang Kompetisi Dunia di China Sanghai International Exhibition of Inventions dan China (Shanghai) International Technology Fair (CSITF) di Sanghai, China.


Ketika terdengar ada uluran tangan dari Kapolri, Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, yang telah memberikan rumah untuk penampungan pasien di Rumah Klinik Gratis Seluruh Dunia, akhirnya terwujud juga, Selasa (21/03/23)


Sebelumnya, Klinik Biofar SS tempat pengobatan gratisnya, sempat menyewa sebuah Ruko di Jalan Seksama Ujung No. 86, Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan, Medan Denai, Kota Medan.


Pengobatan tradisional herbalnya dapat mengobati segala macam penyakit kulit luar dalam. Dia telah melayani pasien dari seluruh Indonesia dan luar negri dengan pihak cuma-cuma alias gratis.


"Syukur Alhamdulillah, doa saya didengar Allah. Melalui tangan dan perhatian Bapak Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, saya dan keluarga dibantu sebuah rumah yang akan dijadikan praktek pengobatan tradisional sekaligus tempat tinggal," ungkap Ja’far dengan uraian air mata saat menerima hibah rumah tersebut di Kantor Notaris di Jalan Sumarsono, Medan di hadapan utusan Kapolri. 


Sudah Bisa Datang Berobat Gratis


Tentunya Doa Muhammad Ja’far Hasibuan, ingin memiliki rumah penelitian dan praktek pengobatan tradisional herbal didengar oleh Allah SWT. Berkat uluran tangan Kapolri ini, Muhammad Ja’far Hasibuan menyebut siapapun, kini sudah bisa datang berobat hratis, baik dalam negeri maupun dari luar negri.


Muhammad Ja’far Hasibuan bersujud syukur mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT yang telah mengabulkan doanya dan mengalir pahalanya selamanya buat Bapak Kapolri Listyo Sigit.


Air mata menetes membasahi pipi pria ini sebagai rasa bahagiannya mendapatkan bantuan berupa rumah yang akan dijadikan sebagai tempat penelitian praktek pengobatan tradisional herbal di Klinik Biofar SS.


“Rumah tersebut juga dimanfaatkan untuk tinggal bersama istri dan anaknya," ucap Muhammad Ja'far kepada awak media, sembari bercerita, pada Selasa (28/02/23) bulan lalu, utusan Kapolri dari Polda Sumatera Utara (Sumut) telah menghubunginya.


Kemudian, utusan Kapolri itu meminta dokumen KTP pribadi Muhammad Ja’far Hasibuan. Pada waktu itu dia sempat tersentak, buat apa KTP itu, ujar Ja'far.


Senang bercampur kaget, ketika utusan itu meminta Muhammad Ja’far Hasibuan untuk ikut menghadap ke Notaris untuk balik nama kepemilikan rumah, ke esokan harinya, tepatnya hari Rabu (01/03/23) kemarin.


"Tadi pagi, saya pamitan dengan istri dan anak untuk berangkat kerja menuju Kantor Notaris di Jalan Sumarsono di saat hujan deras ia tetap berangkat mengendarai roda dua yang sudah di jadwalkan. Sesampainya di lokasi, saya sudah ditunggu utusan Kapolri dari Polda Sumut dan Notaris," ungkapnya. 


Alhamdulillah, ungkap Muhammad Ja’far Hasibuan, oleh Kapolri diberi bantuan sebuah rumah sekaligus tempat penelitian untuk berkarya dan berprestasi ukuran 90 meter persegi.


"Tadi, saya melakukan balik nama rumah tersebut di Kantor Notaris PPAT Robin Hudson Sitanggang, SH., SpN," tutur Ja'far.


Rumah Klinik Gratis dan Tempat Penelitian


Muhammad Ja’far Hasibuan, tidak ketinggalan mengucapkan terima kasih kepada ayah angkatnya yang merupakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tiada hentinya memberikan perhatian khusus padanya. 


Tepatnya, sejak Muhammad Ja'far Hasibuan mengalami musibah kemalingan di praktek pengobatanya sebelumnya.


"Saya ucapkan banyak terimakasih atas atensi ayah Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga detik ini kepada saya dan keluarganya. Bantuan kali ini sangat luar biasa, saya tidak menyangka kebaikan ayah angkatnya itu membantu saya dan keluarga," imbuh Ja'far.


Dengan harapan, lanjutnya, dengan pemberian ini, saya doakan selalu mengalir pahalanya kepada Bapak Kapolri.


Ilmuwan yang merantau dari sejak sekolah dasar hingga menammatkan kuliah dengan biaya sendiri. Pria kelahiran Padang Lawas Utara (Paluta), anak kedua dari sepuluh bersaudara ini, di perantauan dia  mengingat perjuangan yang pernah dialaminya.


Bahkan beliau pernah tinggal di bawah jembatan dan tidur di emperan sebuah pasar, karena saat merantau dari kampung halamannya, dia tidak pernah lupa, untuk berjuang dan bersaing di belahan dunia, kini kelemahannya terbayar sudah.


"Berkat uluran tangan Bapak Kapolri, saya siap melayani dengan ikhlas pengobatan bagi masyarakat kurang mampu secara gratis," pungkas pemuda sepuluh bersaudara ini.


(Dewi/rell)



×
Berita Terbaru Update