![]() |
| Dr. KRT H. Hardi Mulyono Surbakti SE MAP, (foto/Ist). |
Metro7news.com|Medan - Tokoh senior dan sesepuh Golkar Sumatera Utara, Dr. KRT. H. Hardi Mulyono Surbakti, SE., MAP., menyampaikan pendapatnya mengenai kondisi DPD Golkar Sumut yang memaksakan Hendri Yanto Sitorus salah satu kandidat ketua yang merupakan "Kuda Hitam" di Musda XI Golkar untuk dikondisikan jadi Ketua DPD Golkar Sumut mendatang. Untuk memuluskan skenario ini sampai-sampai DPD Golkar melakukan revitalisasi pengurus.
Hal itu dikatakan Hardi kepada awak media ini via WhatsApp mengenai skenario oknum DPD Golkar Sumut, Rabu (07/01/2026).
Pemberhentian Musa Rajek Shah biasa disapa Ijek dari jabatan Ketua DPD Golkar Sumut yang kemudian Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai berlambang pohon beringin mengangkat Ahmad Doli Kurnia (ADK) sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua merupakan sebuah skenario yang dilakukan DPD Golkar Sumut.
Menurut mantan Rektor UMN Al-Wasliyah ini menyebut, gerakan ini bahkan tercium sudah sampai ke Solo guna meminta restu dan cawe-cawe mantan Presiden Joko Widodo guna menjadikan Hendri Yanto Sitorus yang disebut sebut sebagai "Kuda Hitam" dalam perebutan kursi Ketua DPD Golkar Sumut, juga merupakan Bupati Labuhan Batu yang juga anak dari Buyung Sitorus, mantan Bupati Labuhan Batu, Sumatera Utara. Dengan harapan akan turun perintah kepada Ketua Umum DPP Golkar merealisasikannya.
Selanjutnya , mantan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut tahun (2009-2012) menambahkan, jauh-jauh hari sudah terlihat dan terasakan gerakan beberapa oknum Pengurus DPD Golkar Sumut bersama Buyung Sitorus yang akan menjadikan putranya, Hendri Yanto Sitorus untuk menakhodai DPD Partai Golkar Sumut.
Mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut periode (2014 -2019) ini menegaskan, sangat tidak pantas Hendri Yanto Sitorus yang akan bertarung dalam Musda Golkar XI untuk memperebutkan Ketua DPD Partai berlambang pohon beringin Sumut ini.
Tegas Hardi lagi, banyak kader-kader yang mumpuni dan punya segudang pengalaman lebih ketimbang putra Buyung Sitorus (mantan Bupati Labuhan Batu Utara) seperti Ridho Lubis, Roler Harahap, Irham Buana Nasution.
"Termasuk BukhoriImawan yang kemampuannya mengelola organisasi tidak diragukan lagi, ketus mantan Sekretaris Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Sumut ini.
Sesepuh Golkar ini berharap kader-kader yang sarat pengalaman seperti, Yasir Ridho, Roler Harahap Irham Buana Nasution, Bukhori Imawan memiliki nyali untuk mencalonkan diri bertarung untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Sumut.
"Jangan cuma pandai bersukaria di zona aman saja, nggak usah mencalonkan diri yang penting tetap jadi pengurus," pungkas H. Hardi.
(Firdaus Tanjung)
