![]() |
| Acara pelepasan keberangkatan jamaah calon haji 1447 H/2026 kloter 7 asal Kabupaten Asahan yang dilaksanakan di Pendopo Gedung Tahfiz Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran, Selasa (28/04/2026). |
Metro7news.com|Asahan - Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji 1447 H/2026 kloter 7 asal Kabupaten Asahan yang dilaksanakan di Pendopo Gedung Tahfiz Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran, Selasa (28/04/2026) sekira pukul 02:58 WIB dini hari.
Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP, Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah Pane, M.KM, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Mochamad Judhy Ismono, SH., MH, mewakili Dandim 0208/AS, Kapten Legimin, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik.
Juga Staf Ahli TP PKK, Ny. Juni Rianto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan, para Kepala OPD, Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag., MM, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Salman Abdullah Tanjung, MA, Ketua IMTAQ, H. Ahmad Qosyim Marpaung serta para Jemaah Calon Haji Kabupaten Asahan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin S.Ag., M.M, dalam laporannya menerangkan, jamaah haji Asahan yang tergabung dalam kloter 7 terdiri dari 105 orang laki-laki dan 136 jamaah perempuan.
Sedangkan jumlah jemaah Asahan secara keseluruhan terdiri dari 108 jemaah laki-laki dan 139 jemaah perempuan. Sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 247 jemaah.
Adapun petugas haji terdiri dari Dr. H. Abdul Rahman Munir Aritonang sebagai Ketua Kloter, Dr. H. Taufik, MA sebagai pembimbing Ibadah, dr. Kamila Agita Sari sebagai Dokter Kloter, Jamaluddin Nour sebagai Perawat pada kloter, dr. Nikmatul Mahfuzoh.
Sebanyak 247 jumlah jemaah adal Asahan tersebut berangkat dengan kloter yang berbeda, dengan rincian kloter 5 sebanyak 2 orang telah berangkat kemarin dan bergabung dengan jamaah asal Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Medan.
Di kloter 7, sebanyak 241 orang akan diberangkat pada hari ini dan harus sampai di Asrama Haji Medan pada pukul 06.50 WIB dan akan take off/terbang pada tanggal 29 April 2026 sekira pukul 07.05 WIB menuju Madinatul Munawwaroh, dan yang ikut bergabung adalah jemaah dari Medan.
Masih katanya, untuk kloter 9, jemaah haji asal Asahan hanya berjumlah 1 orang yang akan berangkat pada tanggal 30 April menuju Asrama Haji dan akan terbang pada 1 Mei 2026 sekira pukul 17.20 WIB. Jemaah ini akan tergabung dengan jemaah dari Palas, Paluta dan Kota Sibolga.
Kloter 11, jemaah asal Asahan juga hanya ada 1 orang yang akan berangkat menuju Asrama Haji tanggal 3 Mei 2026 dan akan terbang tanggal 4 Mei 2026, sekira pukul 9.20 WIB dan bergabung dengan jemaah asal Tanjungbalai dan Kota Medan.
Untuk kloter 12, jemaah haji asal Asahan juga hanya 1 orang yang akan berangkat menuju Asrama Haji pada tanggal 4 Mei 2026 dan terbang tanggal 5 Mei 2026 pada pukul 10.05 WIB, bergabung dengan jemaah asal Padang Sidimpuan dan Tapanuli Utara.
Terakhir di kloter 16 juga hanya ada 1 orang jemaah haji asal Asahan yang akan berangkat menuju Asrama Haji pada tanggal 8 Mei 2026 dan akan terbang 9 Mei 2026 pukul 21.00 WIB dan bergabung dengan jemaah haji asal Kota Medan.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.S.i., dalam arahannya mengatakan, terpisahnya keberangkatan jemaah haji asal Asahan disebabkan adanya kuota tambahan dari daerah lain yang tidak memenuhi kuota. Sehingga kuota tersebut diberikan untuk jemaah asal Kabupaten Asahan.
"Karena ada kuota tambahan dari daerah lain, sehingga kloternya pun terpisah juga. Ini merupakan rezeki bagi 4 jemaah kita yang ikut bergabung dengan daerah lain. Harusnya gak berangkat, Alhamdulillah yaa," kata Bupati Asahan.
Bupati juga menyampaikan, Pemkab Asahan akan mengiringi keberangkatan jemaah dengan doa. Ia juga mengingatkan agar sesama jemaah dapat saling tolong- menolong ketika sedang melaksanakan ibadah di tanah suci. Jemaah juga diingatkan untuk senantiasa menggunakan identitas saat keluar dari hotel.
"Mudah-mudahan bapak/Ibu diberikan kemudahan dalam melaksanakan ibadah. Tunjukkanlah bahwa jemaah asal Sumatera Utara, khususnya jemaah asal Kabupaten Asahan adalah jemaah terbaik," ucapnya.
(dt)

