-->

Notification

×

Iklan

Diduga Selewengkan Dana Desa dan Pengrusakan Aset Daerah, SMSI Madina Laporkan Kades Jambur Baru

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T09:20:31Z
Sekertaris SMSI Madina, Moh Reza Ali (kanan) menyerahkan laporan dugaan penyelewengan Dana Desa Jambur Baru, Rabu (01/04/2026).

Metro7news.com|Madina - Jalankan fungsi sosial control dalam penggunaan pengelolaan keuangan negara oleh aparatur desa di Kabupaten Mandailing Natal Madina, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Madina melaporkan Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, RH ke Inspektorat, Rabu (01/04/2026).


Ketua SMSI Madina, Jeffry Barata Lubis menegaskan, laporan yang disampaikan merupakan kesimpulan dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan menurunkan tim investigasi dari anggota SMSI Madina.


Berdasarkan laporan masyarakat, RH diduga menyelewengkan anggaran Dana Desa serta tidak transparansi dalam pengelolaannya di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal.


"Kemungkinan sejak menjabat kepala desa, kita duga Kades tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa hingga berujung pada dugaan penyelewengan. Kasihan masyarakat, mereka melaporkan sikap Kades tersebut. Langsung kita coba investigasi, dan dugaan kuat kita itu memang nyata adanya," jelas Jeffry.


Selain penyelewengan Dana Desa, tahun 2024, RH juga diduga melakukan pengerusakan aset dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Madina yang dibangun tahun 2022 dengan anggaran Rp147.674.010, tanpa ada izin penghapusan aset. Dan hal ini juga didasari dari sebuah laporan masyarakat yang dikirimkan ke Kantor SMSI. 


"Jalan lingkungan yang dibangun Dinas Perkim tahun 2022 lalu itu berdasarkan informasi dari warga dirusak RH, dan kami duga dimasukkan dalam anggaran Jalan Usaha Tani serta ada dugaan tumpang tindih anggaran yang bersumber dari Dana Desa disini," tutur Jeffry.


Sementara itu, Plt Kepala Inspektorat Madina, Munawar, SH mengakui bahwa laporan dari SMSI Madina sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti.


"Ya, sudah diterima siang tadi. Segera akan di follow up terkait laporan tersebut. Apapun hasilnya nanti akan kita buka," ungkapnya.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update