-->

Notification

×

Iklan

Perkuat Sinergitas Seluruh Stakeholder Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Menuju Tanjungbalai EMAS

Jumat, 03 April 2026 | April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T07:14:44Z

Wali kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membuka kegiatan Sosialisasi dan Rapat Kordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perizinan dan Ketenagakerjaan, yang digelar di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis(02/04/2026).


Metro7news.com|Tanjungbalai - Bertempat di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Wali kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membuka kegiatan Sosialisasi dan Rapat Kordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perizinan dan Ketenagakerjaan, Kamis (02/04/2026).


Pertemuan yang dipimpin langsung wali kota ini turut dihadiri perwakilan Kejari Tanjungbalai, Asisten Ekbang, Tajul Abrar Ritonga, para pimpinan OPD terkait, para stakeholder, pengusaha gudang ikan dan undangan lainnya. 


Permasalahan lingkungan hidup menjadi isu yang vital dan menjadi atensi pemerintah serta masyarakat pada beberapa bulan belakangan ini, khususnya yang berada di Kecamatan Teluk Nibung.  


Diketahui bersama, pada pencemaran limbah yang bersumber dari gudang ikan maupun sektor industri lainnya menjadi keluhan warga sekitar Teluk Nibung.


Permasalahan pada saat sekarang ini merupakan permasalahan untuk di selesaikan bersama-sama dengan stakeholder juga para pelaku usaha dan termasuk masyarakat dalam ikut serta mengatasi pencemaran lingkungan di sekitar kawasan Kecamatan Teluk Nibung.


Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim dalam sambutannya menyampaikan permasalahan saat ini yang dihadapi bersama adalah sangat penting bagi semua unsur baik pihak industri, para pelaku usaha gudang ikan sampai ke tingkat masyarakat untuk bisa mencegah apa yang bisa menjadi pencemaran lingkungan saat ini. 


Langkah-langkah yang harus dihadapi bersama merupakan bentuk utama dalam mencegah terjadinya pencemaran yang meraba saat ini.


Wali kota mengatakan, langkah yang dihadapi adalah melakukan pengawasan dan pembinaan bagi seluruh pelaku usaha yang bergerak dalam sektor perikanan, gudang ikan dan industri lainnya.


Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui dinas terkait, baik Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan OPD terkait lainnya untuk memberikan solusi terbaik untuk permasalahan limbah yang dihasilkan dari gudang ikan dan industri lainnya.


“Tantangan yang dihadapi saat ini ialah mampu bersama-sama kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, pelaku usaha, industri dan masyarakat. Maka itu akan menjadi titik temu untuk bisa mencegah pencemaran lingkungan di Kota Tanjungbalai, khususnya di sekitaran Kecamatan Teluk Nibung.” ungkapnya.


Tambahnya lagi, para unsur pelaku usaha di dunia jasa, perdagangan dan industri harus mampu bersama-sama patuh terhadap aturan yang berlaku di Kota Tanjungbalai, menjadi pedoman untuk dilaksanakan dalam menjaga kualitas lingkungan.


“Mari kita bersama-sama mencegah dan mengikuti apa yang menjadi imbauan pemerintah saat ini untuk bisa melewati pencemaran yang terjadj saat ini, Saya meminta agar seluruh pelaku usaha mentaati aturan dan peraturan yang berlaku mulai pengurusan perizinan, memperhatikan dampak lingkungan, persoalan tenaga kerja dan menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, ” tambah Wali Kota Mahyaruddin. 


Ini merupakan pertemuan lanjutan saat di Kantor Camat Teluk Nibung beberapa waktu yang lalu, wali kota berharap kita seluruh yang hadir saat ini untuk saling bersinergi dan berkolaborasi agar penanganan permasalahan lingkungan hidup ini berjalan baik dan sesuai keinginan bersama.


"Sehingga nantinya akan mendukung Visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera) tercapai," pungkas Wali Kota Mahyaruddin Salim.


(kominfo/ds)

×
Berita Terbaru Update