-->

Notification

×

Iklan

Warga Berharap Program Berbagi Bersama DPP TERKAM Dapat Terus Berlanjut

Jumat, 05 Juni 2026 | Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T14:38:05Z
DPP TERKAM Berbagi membantu warga tidak mampu. Warga berharap program ini dapat terus berlanjut, meskipun setiap minggu berpindah tempat. 

Metro7news.com|Tanjungbalai - Program Berbagi Bersama DPP TERKAM ini sangat membantu masyarakat ditengah kondisi ekonomi seperti sekarang. Kami sangat berharap program ini dapat terus berlanjut, meskipun setiap minggu akan berpindah tempat. 


Demikian dikatakan Yusril Siregar (53) warga Pulo Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai saat diwawancarai oleh wartawan usai penyaluran ratusan paket bantuan pangan yang dilaksanakan oleh DPP TERKAM Indonesia di Masjid Syuhada Pulo Simardan, Jumat (5/6/2026) siang.


Masih kata Yusril, saat ini masyarakat seperti dirinya semakin terjepit dengan keadaan ekonomi yang tidak menentu. Belum lagi akibat kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kg yang sudah beberapa hari ini terjadi di Kota Tanjungbalai. 


"Saat ini masyarakat kelas bawah seperti kami merasa sangat kesulitan dengan kondisi ekonomi. Ditambah lagi dalam beberapa hari ini kami sangat sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg yang seolah menghilang dari pasaran. Dengan bantuan yang diberikan oleh TERKAM, masyarakat tentunya mendapat banyak kemudahan," ucapnya lagi. 


Ketua Umum TERKAM Indonesia, Edi Hasibuan kepada wartawan menerangkan, harapan masyarakat atas kelanjutan program berbagi tersebut akan menjadi pertimbangan. Apalagi ditengah kondisi ekonomi yang semakin tidak menentu seperti sekarang ini.


Beliau pun menyatakan akan terus berkomitmen untuk melanjutkan program yang menyasar kepada masyarakat kelas bawah tersebut. 


"Kami akan terus melanjutkan program ini, tujuannya hanya satu, agar masyarakat kelas bawah dapat terbantu dan merasakan kehadiran organisasi ini ditengah mereka," terangnya.


Masih katanya, terkait kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kg di pasaran, tidak dapat dianggap remeh oleh pemerintah. Sebab gas tersebut merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat saat ini. Ia pun menyesalkan terjadinya kelangkaan elpiji bersubsidi ditengah kondisi ekonomi yang tidak stabil seperti saat ini. 


"Sudahlah kondisi ekonomi sulit, ditambah lagi gas elpiji sulit. Kalau sudah dapat bahan pokok, mau dimasak pun susah, kan udah gawat kali kita ini. Dari situlah kami selalu berfikir untuk menyalurkan paket makanan lengkap. Tujuannya agar bisa langsung dikonsumsi oleh masyarakat," katanya.


 (dt)

×
Berita Terbaru Update