![]() |
Peserta Pelayanan Kontrasepsi Mantap Wanita atau MOW yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Keluarga Berencana. |
Metro7news.com|Asahan - Bupati Asahan menghadiri pelayanan kontrasepsi mantap wanita atau metode operasi wanita (MOW) yang dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 di Rumah Sakit Sri Pamela, Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan, Selasa (7/7/2026) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Asahan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Selain bupati, kegiatan juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Direktur beserta jajaran RS Sri Pamela Sei Dadap, Camat se-Kabupaten Asahan, tenaga kesehatan, peserta Pelayanan Kontrasepsi Mantap Wanita (MOW) dan tamu undangan.
Kehadiran Bupati Asahan beserta rombongan di lokasi kegiatan disambut hangat oleh panitia serta pihak RS Sri Pamela Sei Dadap.
Dalam kegiatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyerahkan bantuan kepada 20 peserta Pelayanan Kontrasepsi Mantap Wanita atau MOW yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Keluarga Berencana.
Pelaksanaan pelayanan Kontrasepsi Mantap Wanita atau MOW yang dilakukan kepada para peserta telah sesuai dengan prosedur dan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, dalam arahannya menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bupati pun mengapresiasi tenaga kesehatan, pihak RS Sri Pamela Sei Dadap, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pelayanan Kontrasepsi Mantap Wanita atau MOW.
Beliau menegaskan, bahwa keberhasilan Program Keluarga Berencana memerlukan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.
"Kepada seluruh tenaga kesehatan, saya berharap agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, keamanan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan kesehatan," katanya.
(dt)


