-->

Notification

×

Iklan

Ketua TP Posyandu Asahan Tinjau Posyandu Manggis dan Tracing TBC Terintegrasi CKG di Teluk Dalam

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-25T06:22:10Z
Metro7news.com - Asahan//

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melaksanakan kunjungan ke Posyandu Manggis, Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, dalam rangka pembinaan Posyandu sekaligus pelaksanaan tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kabupaten Asahan, Senin (24/08/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Yusnila Indriati Taufik meninjau secara langsung berbagai kegiatan pelayanan yang dilaksanakan di Posyandu Manggis.

Selain meninjau pelayanan Posyandu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan turut menyaksikan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak TBC dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada lima orang mustahik. Masing-masing penerima memperoleh bantuan berupa beras 5 kilogram, telur 1 papan, gula merah 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, kacang hijau 2 kilogram, susu Bear Brand 1 kaleng, susu Ultra Full Cream 2 kotak, teh 1 kotak, serta uang tunai.

Selain bantuan dari Baznas, para penerima juga mendapatkan suplemen dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan serta penyerahan rompi kepada kader Posyandu.


Camat Teluk Dalam, Zulpahmi, S.STP, M.SP menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan beserta rombongan ke Kecamatan Teluk Dalam.

Ia berharap kehadiran Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan dapat menjadi motivasi dan penyemangat bagi Kecamatan Teluk Dalam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu, terlebih dalam menghadapi perlombaan Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Di tempat sama, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan memiliki peran penting dalam memantau dan mendeteksi berbagai kondisi kesehatan masyarakat sejak dini.
Melalui Posyandu, perkembangan kesehatan masyarakat dapat dipantau secara berkala. Balita, lansia, maupun kelompok masyarakat lainnya dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara rutin, sehingga apabila terdapat gejala atau risiko penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.

Beliau juga menyampaikan bahwa transformasi Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang dalam mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Posyandu Manggis Desa Air Teluk Kiri merupakan salah satu Posyandu yang telah mengimplementasikan konsep Posyandu 6 SPM.

"Kita berharap transformasi Posyandu ini dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya Posyandu 6 SPM, berbagai kebutuhan dasar masyarakat dapat lebih mudah dipantau dan ditindaklanjuti secara terpadu,” ujar Ny. Yusnila Indriati Taufik. (dt)
×
Berita Terbaru Update