Terkait adanya dugaan pemungutan uang dari Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebesar Rp 150.000 per Orang yang di kumpulkan ke Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dibantah oleh Korwil Lingga Bayu.
"Tidak benar pemungutan uang terhadap ASN dan PPPK dan tidak ada perintah dari siapapun itu. Yang benar adalah pengumpulan dana sumbangsih kegiatan HUT RI atas dasar Rapat kepanitiaan HUT RI Ke 81 Kec.Linggabayu" Jelas Zainuddin Rangkuti S.Pdi, Kamis (13/08/2026).
Korwil Pendidikan Lingga Bayu yang juga ikut dalam kepanitiaan HUT RI Ke 81 Tahun Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjabarkan bahwa dana yang terkumpul diperuntukkan untuk mendanai seluruh kegiatan HUT RI di Kecamatan.
"Pengumpulan dana di peruntukkan untuk seluruh kegiatan HUT RI kecamatan termasuk Hadiah dan uang pembinaan terhadap siswa siswi yang mendapatkan juara/prestasi"Terang Zainuddin Rangkuti.
Menjawab konfirmasi Wartawan media ini, Zainuddin Rangkuti S.Pdi membenarkan bahwa pengumpulan dana tersebut berdasarkan keputusan rapat Panitia HUT RI ke 81 Tahun dan diketahui oleh Camat.
Korwil Pendidikan Lingga Bayu Zainuddin Rangkuti S.Pdi mempertegas bahwa atas nama Ketua Panitia HUT RI Ke 81 Tahun membantah dugaan pemungutan uang sebesar Rp 150.000,- per Orang Guru PNS dan PPPK.
"Karna itu kami atas nama. Ketua panita sangat membantah dugaan tersebut" Tegas Zainuddin Rangkuti S.Pdi melalui pesan Whats Apps (WA).
(MSU).

