Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri Kisaran Science Olympiade 2026 tingkat siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK dan guru se-Sumatera Utara yang berlangsung di Gelanggang Universitas Asahan (UNA), Minggu (11/10/2026).
Turut hadir dalam acara, Rektor Universitas Asahan, Yayasan Universitas Asahan, mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, OPD Lingkungan Pemkab Asahan, Civitas Akademika Universitas Asahan, para guru, Orang Tua Peserta, para peserta dan tamu undangan.
Direktur Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), Fahrurozi Panjaitan, S.Pd., M.M.,dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.061 peserta.
Melalui olimpiade ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan semangat dan menambah pengalaman serta jam terbang para peserta untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional.
Katanya lagi, peserta yang berhasil meraih prestasi akan dibawa ke Bandung untuk mengikuti ajang tingkat nasional.
"Dari kompetisi di Kisaran, akan dipilih 30 peserta terbaik, terdiri dari 15 peraih medali perunggu, 10 peraih medali perak, dan 5 peraih medali emas. Menurutnya, persaingan dalam olimpiade tersebut berlangsung kompetitif sehingga para peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya," terangnya.
Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H.,dalam pidatonya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta, guru pendamping, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Sumatera Utara yang hadir di Kampus UNA.
Ia menyebutkan bahwa keikutsertaan dalam olimpiade bukan semata-mata untuk memperoleh hadiah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengukur kemampuan, meraih prestasi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pada masa mendatang.
Di tempat sama, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos.,M.S.i dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Kisaran Science Olympiade 2026 dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik.
Menurutnya, para peserta merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan kelak mampu menjadi pemimpin masa depan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Bupati berharap kegiatan POSI dapat terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pendidikan serta pihak terkait di bidang sains dan teknologi wilayah Sumatera Utara, sehingga kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di Kabupaten Asahan.
Dengan harapan olimpiade tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Asahan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air serta semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada masa mendatang. (dt)
