| Kepala PPS Belawan Henry M Batubara, S.Pi, M.Si memberikan sambutan sekaligus meresmikan Kalaju Kuala Peudawa Putong Di Aceh Timur. (foto/rill) |
Metro7news.com, Aceh -Penyelenggaraan puncak acara peringatan HUT Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ke 22 yang diadakan, Selasa (26/10/21), di Desa Kuala Peudawa Puntong, Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur kemarin berlangsung dengan meriah.
Acara peringatan HUT KKP tersebut dihadiri oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Henry M Batubara, S.Pi, M.Si yang mewakili Menteri Kelautan Perikanan, jajaran Forkopimda Aceh Timur, diantaranya, Kepala Dinas Perikanan Aceh Timur, Kejari Aceh Timur Semeru, SH.MH, Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, Dandim 0104/Atim, Letkol CZi Hasnul Arifin Siregar, Bupati Aceh Timur, Teuku Hasballah M Thaib yang lebih dikenal dengan nama Rokky dan sejumlah masyarakat nelayan yang ada di Desa Kuala Peudawa Puntong.
Pemusatan puncak peringatan HUT KKP Ke 22 yang digelar di Kabupaten Aceh Timur tersebut dirangkai dengan sejumlah kegiatan peringatan HUT KKP tingkat nasional, dan yang paling spesial dari kegiatan tersebut adalah peluncuran dan peresmian Kampung Nelayan Maju (Kalaju), yang merupakan program utama Kementerian Kelautan dalam upaya mewujudkan ekonomi biru untuk Indonesia yang sekaligus sebagai bentuk perbaikan ekonomi maritim pasca pandemi.
Kepala PPS Belawan, Henry M Batubara, S.Pi, M.Si yang mewakili Menteri KP dalam sambutannya mengatakan, bahwa Kampung Nelayan Maju merupakan program KKP dalam rangka mewujudkan perkampungan nelayan yang lebih bersih, sehat dan nyaman serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan. Kementerian Kelautan dan Perikanan telah memberikan sejumlah bantuan dan kucuran dana pendukung berdirinya Kalaju di Desa Kuala Peudawa Putong.
Seperti perbaikan dan pemeliharaan sarana dan prasarana desa, antara lain pengecatan surau atau mushola, pembangunan MCK, renovasi 20 unit rumah nelayan dan pemasangan batu tanggul sepanjang 690 meter.
Henry M Batubara menerangkan, bahwa pihaknya (KKP - red), telah menetapkan kegiatan pendamping Kalaju sebagai sarana pengembangan dan diversifikasi usaha nelayan dengan memberikan pelatihan perbaikan mesin kapal nelayan, pelatihan kerajinan anyaman pandan laut kepada kaum ibu nelayan, pelatihan pembuatan bakso dan abon ikan, yang nantinya dapat meningkatkan penghasilan masyarakat nelayan di Kalaju Kuala Peudawa Putong.
KKP juga memberikan sejumlah bantuan kepada para nelayan di Kalaju seperti Gerai Pendanaan Usaha yang melibatkan BLU LPMUKP dan perbankan syariah dalam mengucurkan bantuan modal usaha nelayan.
KKP akan terus memonitor terlaksananya program Kalaju ini agar dapat sukses dan berkembang sebagaimana yang didiharapkan.
“Dengan memberikan bimbingan tekhnik alat penangkapan ikan kepada para nelayan, tujuannya agar nelayan bisa terus mengupdate kemajuan alat tangkap yang dapat meningkatkan hasil tangkapan,” jelasnya.
Ditambahkannya, Kami juga membuka Gerai Kepesertaan Asuransi dan Jaminan Hari Tua Nelayan dan senantiasa menghimbau mereka agar bersedia untuk ikut menjadi peserta.
Ini semua bertujuan untuk memproteksi kebutuhan kesehatan, keselamatan dan jaminan mereka dihari tua. Program ini melibatkan mitra perbankan, BPJS ketenagakerjaan dan juga PT Jasindo.
“Nelayan cukup bayar sekitar 18 ribu perbulan untuk satu orang peserta, tapi manfaatnya sangat luar biasa bagi para nelayan kita", jelas Henry M Batubara.
"Hari ini, sejumlah bantuan paket pelatihan, bantuan alat tangkap, klaim asuransi santunan meninggal dunia dari BPJS ketenagakerjaan dan bantuan modal usaha bagi para nelayan sebesar total 2 miliyar rupiah akan kita bagikan secara simbolis pada acara ini. Harapan saya, semoga dengan program ini, kualitas taraf hidup nelayan kita dapat ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi,”tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib dalam menyampaikan rasa terima kasih yang sangat besar kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah menunjuk daerahnya sebagai salah satu kabupaten yang memiliki Kalaju di Indonesia.
Sebab Program Kalaju yang diluncurkan oleh KKP, hanya ada di lima lokasi diseluruh Indonesia, salah satunya adalah di Kabupaten Aceh Timur.
"Saya sangat mengapresiasi program yang diluncurkan oleh KKP dalam perayaan HUT nya kali ini. Terimakasih yang tak terhingga saya ucapkan kepada rekan saya Kepala PPS Belawan yang telah bersusah payah datang, untuk membangun kampung saya, semoga nelayan kita semakin maju dengan Kalaju,”pungkasnya. (Dst1)