| Ketua PAC IPK Selatan Percut Sei Tuan beserta pengurus lainnya di lokasi pekerjaan. (foto/red) |
Metro7news.com, Percut Sei Tuan – Sudah dua hari berlanjut pengangkatan sampah dari saluran drainase di Jalan Pasar XII, yang menjadi biang banjir di daerah tersebut, masih terus dilakukan oleh PAC IPK Selatan Percut Sei Tuan, beserta Anak-anak Rantingnya, dengan menggunakan alat berat berupa eksavator.
Dalam hal ini, patut diberi acungan jempol kepada Ketua PAC IPK Selatan beserta Anak-anak rantingnya atas usaha mereka untuk membersihkan sampah-sampah dari saluran drainase dengan swadaya mereka sendiri.
Respon cepat yang diambil Ketua PAC IPK Selatan, yang akrab dipanggil Heri Podomoro ini harus diapresiasi. Dalam hal ini, Heri sudah menanggapi penderitaan masyarakat yang selama ini, setiap kali hujan turun, kawasan tersebut menjadi langganan banjir.
Hal ini sudah dialami masyarakat tiga desa, diantaranya Desa Bandar Klippa, Bandar Setia dan Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Ironisnya, kalau sudah banjir, air masuk hingga ke dalam rumah. Inilah yang menjadi inisiatif Heri Podomoro untuk membersihkan saluran drainase dari sampah-sampah tersebut.
Pantauan awak media ini, pekerjaan pembersihan dan pengorekan sampah-dampah di saluran drainase, sudah berlanjut dua hari ini dengan menggunakan eksavator.
Saat dikonfirmasi kepada Heri Podomoro di lokasi pekerjaan, dan mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dapat berbuat untuk masyarakat, khususnya masyarakat kecamatan ini.
“Dalam tiga bulan ini, kami sangat sedih melihat kondisi masyarakat, saat hujan turun kawasan tersebut menjadi banjir. Tanpa ada komando dari siapapun, saya perintahkan Ketua Ranting IPK Desa Bandar Klippa untuk mencari penyebab banjir tersebut,”jelas Heri kepada awak media ini, Sabtu (04/12/21).
Ditambahkannya, program yang dibuatnya ini mendapat dukungan penuh dari DPW IPK Kota Medan, dalam membantu program Pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan, untuk masyarakat.
“Selanjutya, kita kerahkan semua anggota untuk melakukan pekerjaan pembersihan sampah-sampah dari saluran drainase dengan menyewa alat berat berupa eksavator untuk mengangkat. Kalau menggunakan tenaga manusia serasa tidak mungkin,”ucap Heri dengan wajah senyum.
Semua apa yang kami lakukan ini, semata-mata untuk masyarakat, semoga dengan dibersihkannya sampah-sampah dari saluran drainase ini, kedepannya kawasan ini bebas dari banjir. Dan di himbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang.
“Jadi harus ada kerjasama dalam hal ini, kalau tidak apa yang sudah dilakukan ini, semuanya sia-sia belaka,”pungkas Heri Podomoro.
Untuk Tahun 2022 lanjut Heri, mereka sudah membuat program, akan membangun rumah mengaji di setiap desa, agar anak-anak dapat menimba ilmu agama sejak usia dini.(red)