-->

Notification

×

Iklan


Kasus Penganiyaan Wartawan, Kapolres Madina : Menyerah Atau Tindakan Tegas

Sabtu, 05 Maret 2022 | Maret 05, 2022 WIB Last Updated 2022-03-05T03:52:45Z
Kapolres Madina saat memberikan keterangan mengenai kasus penganiyaan terhadap wartawan, di ruang kerjanya. (foto : Istimewa)


Metro7news.com, Madina - Terkait kasus penganiyaan terhadap salah seorang awak media di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kapolres Madina, AKBP H.M. Reza Chairul, A.S, SIK., SH., MH, mengingatkan kepada para pelaku untuk menyerahkan diri segera dari pada dilakukan tindakan tegas dan terukur.


Hal ini dikatakan Kapolres melalui Personel Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres Madina, Aiptu Budi Darma, saat menerima LP/B / 64  / III / 2022/ SPKT / POLRES MADINA/POLDA SUMUT, tanggal 04 Maret 2022, terkait Tindak Pidana Penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Lopo Mandailing Kopi Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina.


Sementara, jajaran satuan fungsi Reserse Kriminal sudah bekerja untuk mengungkap kasus penganiyaan ini. Petugas sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), dan menyita rekaman CCTV dilokasi kejadian dan melakukan gelar perkara di lokasi kejadian.


Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Edi Sukamto, SH., MH memimpin langsung mengungkap kasus ini dibantu Personel Ditreskrimum Polda Sumut.


"Para pelaku sudah kami identifikasi (namanya masih kami rahasiakan) dan saat ini kami sedang memburu dan mengejar para pelaku yang berusaha kabur keluar Wilayah Kabupaten Mandailing Natal,"jelas Kapolres Madina kepada awak media, Sabtu (05/03/2022).


Kapolres Madina dengan tegas menyatakan, tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Madina.


Kami (Kapolres), sudah menerima Laporan Polisi dari Jefri Bharata Lubis (Korban), pastinya kami akan bekerja dengan profesional, sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) Kepolisian Republik Indonesia.


"Percayakan dan serahkan kasus ini kepada kami Polres Madina, kami usut perkara ini sampai tuntas, mohon doa informasi dari rekan media juga masyarakat Mandailing Natal,"ungkap Kapolres. 


Dalam hal ini, Kapolres menghimbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, 


"Lebih baik menyerahkan diri daripada kami lakukan tindakan tegas dan terukur,"pungkasnya. (BL)

 

×
Berita Terbaru Update