Metro7news.com. | Percut Sei Tuan -Penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL) di Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, berjalan aman, tertip dan lancar tanpa ada terlihat perlawanan dari para pedagang, Selasa (17/05/2022).
Penertipan para pedagang tersebut langsung dipimpin, Kasi Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan yanng di Backup oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Deli Serdang dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Medan Estate.
Menurut informasi dari anggota Trantib kecamatan, pengusuran tersebut, dimulai dari Jalan Selamat Ketaren sampai menuju Simpang Rumah Sakit Haji Medan dan Jalan William Iskandar (Pancing), sampai di depan Madrasah Aliyah Negeri (9MAN) 2 Medan.
Pantauan awak media dilapangan, pengusuran tersebut terkesan tebang pilih. Dimana pedagang bungga dan pohon hias mulai Simpang UNIMED sampai Simpang Rumah Sakit Haji Medan, tidak di tertibkan.
Padahal, para pedagang tersebut menggunakan trotoar untuk menempatkan bungga dan pohon hiasnya. Sehingga hak pejalan kaki di kuasai oleh pedagang bungga tersebut.
Sehingga hal ini menjadi pertanyaan besar, ada apa dengan pedagang bungga tersebut. Sampai-sampai lapak mereka tidak digusur, walaupun tempat dagangan mereka sudah menggunakan fasilitas umum (Fasum).
Hal ini, bertahun-tahun digunakan pedagang bungga di Selamat Ketaren itu. Herannya, pihak Kecamatan Percut Sei Tuan tutup mata dengan keberadaan mereka.
Atau memang para pedagang bungga tersebut menghasilkan Pendapatan Asli Daerah yang masuk ke Kas Pemkab Deli Serdang.
Sementara, Kasi Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan, Nurdin yang di konfirmasi melalui Whatsappnya mengatakan, para pedagang bungga tersebut tidak dilakukan penggusuran, melainkankan hanya di tertib kan saja.
"Benar terhadap pedagang bungga sepanjang Selamat Ketaren, tidak di gusur, tetapi hanya di tertibkan saja," jawab Nurdin tanpa menjelaskan penertipan bagaimana.
Nurdin juga mengatakan, lapak dagang bungga tersebut tidak menghasilkan untuk PAD Kabupaten Deli Serdang.
"Penertipan dilakukan hari ini, akan dilakukan pengecekan ulang pada hari ini juga. Dengan cara mengulangi titik-titik yang sudah dilalui," pungkas Nurdin.
(Yan)
