
Warga Desa Cinta Damai melakukan demon di Kantor Kecamatan Percut Sei Tuan mengenai Pilkades desa tersebut. (foto : Alf)
Metro7news.com | Percut Sei Tuan - Tolak hasil Pilkades yang dianggap penuh rekayasa, manipulasi dan kecurangan. Ratusan warga Desa Cinta Damai Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Diserdang, terlihat mengurung Kantor Camat, Jumat(13/05/2022).
Ratusan warga Desa Cinta Damai yang kecewa atas pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Cinta Damai terlihat bersitegang dengan perangkat Kecamatan Percut Sei Tuan, dan menolak keberadaan kepala desa (Kades) lama (Incumben) yang disebut akan segera dilantik.
Menurut Bernand Simanjuntak, dari Jaringan Pengaman Kebijakan Publik (JPKP) Sumut yang mendampingi warga. Mereka diundang pihak camat untuk dimediasikan dengan Incumben yang diakui kecamatan unggul dalam pemilihan suara. Sayangnya, dalam pertemuan, Camat Percut Sei Tuan Ismail terkesan mengultimatum. Dan mengatakan proses Pilkades sudah selesai, jadi tinggal melaksanakan prosesi pelantilan. Jika ada yang keberatan hasil Pilkades, diminta melakukan gugatan lewat PTUN.
"Warga diundang mediasi, sampai di Kantor Camat malah di infokan Kades lama tinggal menunggu pelantikan. Sikap Camat ini bisa mengundang kemarahan warga" papar Bernand.
Apalagi sebut Bernand, surat JPKP tentang ketidaktertiban dan ketidakberesan pelaksanaan Pilkades Cinta Damai sudah masuk ke Pemkab pada tanggal 26 April 2022 lalu.
Dari rapat kordinasi antara Inspektorat dan Tapem, diminta para camat menyelesaikan masalah yang timbul dalam Pilkades di kecamatan masing-masing, dengan meneruskan hasil Pilkades yang tidak bermasalah, menunda hasil Pilkades bermasalah, dan menindaklanjuti penundaan Pilkades bermasalah.
"Ini bermasalah, koq ada rencana pelantikan. Wajar warga jadi tegang, karena merasa tidak dilayani laporan pengaduan mereka," jelas Bernand.
Untungnya keributan di kantor kecamatan dapat dicegah seiring antisipasi aparat Polsek Percut Sei Tuan yang berhasil menenangkan warga.
"Kita semua disini berusaha mencari solusi, jika ada yang merasa dirugikan karena ada unsur pidana, silahkan berkordinasi dengan GAKKUM Pilkades di Polres Deliserdang. Kita pada tingkat Polsek, sebatas pengamanan kegiatan pelaksanaan Pilkades. Saya mohon bapak-ibu dapat menahan diri, agar jangan terjadi kerugian bagi kita semua," sebut Kapolsek Agustiawan bijaksana.
Terindikasi Curang
Salah satu peserta Pilkades, Ir. Edward Tua Simatupang yang berbaur dengan warga di kantor kecamatan mengatakan, pihaknya berharap ada jawaban dari temuan berbagai dugaan kecurangan dan rekayasa dalam Pilkades Cinta Damai beberapa waktu lalu.
Terutama yang terjadi di TPS V, dari DPT yang dibagikan tengah malam sebelum hari H pencoblosan, termasuk adanya dugaan buka. warga desa yang ikut melakukan pencoblosan.
"Malah yang kita dengar dalam acara yang diaku sebagai mediasi, Camat akan melantik Kades lama," sebut Edward kecewa.
Guna mencari solusi direncanakan Sabtu (16/05/2022 - red), akan dilakukan kembali mediasi ulang diantara para pihak dalam Pilkades Desa Cinta Damai.
"Saya akan kembali berkordinasi dengan kabupaten, mudah-mudahan ditemukan solusi," sebut Camat Ismail.
Ismail yang di konfirmasi wartawan, apakah Camat bertanggungjawab atas penyelesaian masalah dalam Pilkades, dan menolak konfirmasi lanjutan dari wartawan, termasuk pesan singkat yang sudah dikirim lewat selulernya.
"Besok ya kita dapatkan solusinya, ujar Camat menuju mobil dan meninggalkan kantor kecamatan.
(Alf)