![]() |
| Pekerjaan Talud (Penahan dinding jalan) di Jalan Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana diduga asal jadi. (foto : Zen) |
Metro7news.com | Brebes - Proyek pembangunan Talud pelengkap Jalan Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes diduga ikerjakan asal jadi. Pantauan wartawan, sewaktu pemasangan batu hanya main tumpuk di saluran yang penuh lumpur, Selasa (07/06/2022).
Jadi bukan hanya batunya saja yang ditumpukkan di lumpur, tetapi penggunaan campuran adukan semen, tidak menggunakan pasir, ini terlihat jelas, para pekerja menggunakan Ladu atau tanah merah. Pada umumnya setiap proyek untuk bahan adukan menggunakan bahan semen dan pasir.
![]() |
| Diduga sebelumnya, campuran adukan semen menggunakan tanah merah. |
Herannya, salah satu Proyek di Desa Kubangpari, justru menggunakan campuran semen dan tanah merah. Dan pekerjaannya diduga asal jadi dan tidak berkualitas.
Hasil pantauan beberapa awak media di lokasi, dimana pemasangan batu yang menggunakan adukan campuran tanah merah, membuat para awak media menjadi penasaran, dan meminta ijin untuk meminta sampel atau contoh adukan yang digunakan.
Guna untuk perbandingan, apakah kualitas dan kuantitas adukan yang menggunakan tanah merah sama dengan adukan yang menggunakan pasir.
Ternyata benar, hasilnya sangat berbeda, sampel yang dibawa antara adukan yang menggunakan tanah merah hasilnya sangat rapuh, tidak seperti menggunakan pasir.
Jadi diduga pekerjaan tersebut, akibat kurangnya pengawasan dari pihak pelaksana proyek, sehingga pekerjaannya asal jadi.
"Diduga mereka hanya mementingkan keuntungan dari pada kualitas dan kuantitas pekerjaannya," ujar warga yang namanya tidak mau ditulis saat diminta tanggapannya tentang pekerjaan proyek Talud tersebut.
Sementara, pelaksana proyek, Komar saat akan dikonfirmasi oleh para awak media, tidak bersedia ditemui.
Komar hanya memberi berbagai alasan, dia bilang dirinya masih sibuk. Hingga berita ini diterbitkan satu orang pun pihak rekanan tidak bisa dikonfirmasi.
(Zen)

