
Proyek irigasi sekunder di Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes diduga proyek siluman. (Foto : Zen)
Metro7news.com | Brebes - Pembangunan Proyek saluran irigasi sekunder di Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes yang tidak ada terpasang plank informasi kegiatan, juga diduga tidak sesuai spek, merupakan proyek siluman.
Hasil pantauan awak media di lokasi proyek, terlihat bahan material menggunakan batu blonos dan pasir merah.
Ketika di konfirmasi dengan salah seorang pekerjanya yang berada dilokasi kegiatan mengatakan, pelaksana kegiatan ini namanya Roji orang Tegal, sedangkan mandornya Raswid orang Banjarharjo.
"Setahu saya pelaksana kegiatan ini orang Tegal, namanya Roji, sedangan mandornya orang Banjarharjo namanya Raswid," jelas pekerja tersebut kepada awak media yang namanya tidak di ketahui.
Selanjutnya, awak media coba konfirmasi kepada orang-orang yang disebutkan tadi melalui WhatsApp terkait dengan adanya pelaksanaan kegiatan proyek tersebut.
Sementara dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pemali Comal tidak ada yang mengakui kegiatan tersebut.
Sungguh Aneh bin Ajaib Uang Negara yang digunakan tapi proseduralnya tidak mematuhi UU dan mekanisme yang berlaku. Sehingga proyek siluman tersebut satupun tidak ada yang mengakui, dan ini menjadi pertanyaan besar dari berbagai elemen masyarakat.
Di karenakan proyek siluman, pekerjaannya pun terkesan asal jadi.
Ketika di konfirmasi ke pihak mandor, Raswid via WhatsApp mengatakan bahwa dia tidak mengetahui tentang proyek tersebut dan terkesan tidak nyambung.
"Maaf, saya kurang paham lokasinya, dan kurang mengerti," tuturnya singkat, Kamis (14/07/2022).
Sedangkan menurut informasi bahwa kegiatan tersebut telah di subkontrakkan dari inisial C ke Roji dan Raswid sebagai orang lapangannya.
(Zen)