-->

Notification

×

Iklan

Jembatan Sei Paham Segera Dibangun, Warga : Cakades No Urut 2 Memang Top

Jumat, 12 Agustus 2022 | Agustus 12, 2022 WIB Last Updated 2022-08-11T23:25:27Z

 

Japilian Cakades No Urut 2 Desa Sei Paham (kanan) saat menyerahkan peta jalan alternatif kepada UPT Bina Marga Provinsi Sumut. (foto : Dst7)

Metro7news.com | Asahan - Minggu lalu tepatnya Kamis (04/08/2022) usai berkunjung ke UPT Bina Marga Wilayah Asahan, para awak media yang tergabung dalam komunitas Jurnalis Team 7 TBA langsung menemui Kades non aktif Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang guna mencari solusi terkait penyediaan jalan alternatif yang akan digunakan selama masa pembangunan jembatan Sei Paham yang akan segera dianggarkan dalam tahun ini. 


Japilian, Kades non aktif yang juga merupakan calon kepala desa Petahana  (Cakades) no urut 2 Desa Sei Paham, saat ditemui oleh awak media mengatakan, bahwa dirinya telah berulang kali melakukan upaya melalui permohonan guna percepatan proses perbaikan dan pembangunan jembatan dimaksud. 


Kondisi kolong Jembatan Sei Paham yang tak dapat dilalui oleh perahu nelayan setempat.

Japilian lebih jauh mengatakan bahwa demi mendapat perhatian dari pemerintah Provinsi Sumut, suatu hari ketika rombongan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan di Kabupaten Asahan dan Labuhan Batu Utara, yang pada saat itu rombongan Gubernur sengaja dihentikan olehnya tepat diatas jembatan tersebut, dengan tujuan agar orang nomor satu di Sumut tersebut dapat melihat kondisi jembatan yang memprihatinkan. 


"Jembatan itu sudah berulang kali saya lakukan upaya untuk perbaikan maupun pembangunannya, melalui surat permohonan dan juga melalui lisan kepada beberapa orang anggota DPRD Sumut Dapil sini. Namun, jika kawan-kawan hari ini ingin mencari solusi untuk pembentukan jalan alternatif, maka saya akan membantu hal tersebut," ujarnya. 


Kondisi Jembatan Darurat Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang yang di jepret oleh kamera wartawan.

Ditambahkannya, pernah lagi waktu kunjungan Gubsu melintasi jembatan tersebut, sengaja saya stop iring-iringan mereka, tujuan saya agar Pak Gubsu dapat melihat kondisi jembatan yang terbilang darurat dan perlu untuk dilakukan perbaikan dengan segera.


"Alhamdulillah saat itu Pak Gubsu juga merespon tindakan saya, mudah-mudahan dengan upaya kawan-kawan media saat ini, pembangunan jembatan tersebut dapat segera terealisasikan," jelasnya. 


Para awak media lebih lanjut meminta kepada Japilian, Kades non aktif yang juga Cakades nomor urut 2 Desa Sei Paham untuk membantu mencarikan serta membuat pemetaan sementara jalan alternatif yang akan dibangun selama pembangunan jembatan berlangsung. 


Pada Rabu (10/08/22) Japilian bersama Tim 7 Jurnalis TBA mengunjungi UPT Bina Marga Prov.Sumut Wilayah Asahan, kunjungan tersebut diterima oleh Rizky, Kasi Humas Bina Marga Provinsi Sumut Wilayah Asahan.


Kunjungan berkaitan dengan penyerahan peta sementara yang dibuat oleh Japilian sebagai penunjuk jalan alternatif yang rencananya akan menjadi solusi bagi pembangunan jembatan. 


Pada kesempatan tersebut, kepada awak media, Rizky mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan survei awal pada jalan yang telah dipetakan oleh Japilian. Peta tersebut juga akan ia serahkan langsung kepada KUPT Bina Marga untuk dilakukan pengkajian. 


"Baik, nanti akan saya sampaikan kepada Pak Kepala, setelah beliau kembali dari Medan", ujar Rizky. 


Kamis petang (11/08/22) Tim 7 Jurnalis TBA bersama team survei lapangan UPT Bina Marga Provinsi Sumut telah melakukan pengecekan badan jalan yang akan dijadikan alternatif sebagai pengalihan arus lalu lintas disaat pembangunan jembatan dikerjakan. 


Tim 7 Jurnalis TBA bersama team surveyor UPT Bina Marga Provinsi Sumut langsung menuju titik lokasi jembatan dan bertemu dengan beberapa warga Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang. Warga setempat yang sempat ditemui oleh awak media menyatakan kekhawatiran mereka akan kondisi jembatan yang telah banyak memakan korban.


Yakni jatuhnya pengendara sepeda motor ke sisi kiri dan kanan jembatan yang dibangun darurat tanpa pagar pembatas. 


"Alhamdulillah lah Pak, kalau memang akan segera dibangun, kami memang sangat berharap terobosan Pak Japilian dalam upaya pembangunan jembatan ini dapat terlaksana secepatnya. Kami yakin dengan kerja beliau yang begitu tampak jelas memihak kepada kemaslahatan masyarakat banyak. Mudah-mudahan beliau dapat kembali memimpin desa kami ini," ujar warga. 


Salah seorang warga yang tengah asyik mengerjakan perahu kecilnya juga mengatakan, bahwa dirinya sangat berharap agar masyarakat dapat memberikan amanah untuk kedua kalinya kepada Cakades petahana nomor urut 2. 


"Beginilah kondisi jembatan yang belakangan ini tak lagi dapat kami lalui dengan menggunakan sampan dibawah kolongnya Pak, lihat itu batang kelapanya pun telah ambruk. Semoga saja pembangunan jembatan ini dapat dilaksanakan sesegera mungkin. Terkait masalah Cakades, bagi kami, Pak Japilian masih layak untuk diberi mandat sebagai Kades 6 tahun ke depan, kerjanya kan oke, top lah beliau," ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.


(Dst/Tim7)

×
Berita Terbaru Update