-->

Notification

×

Iklan

Pengelola Penjemuran Bulu dan Kulit Ayam Tidak Hiraukan Keresahan Warga, Sampai Saat Ini Masih Beraktifitas

Sabtu, 20 Agustus 2022 | Agustus 20, 2022 WIB Last Updated 2022-08-19T23:58:09Z
Tempat penjemuran bulu dan kulit Ayam di Desa Bandar Klippa masih melakukan aktifitasnya. (foto : BS)

Meteo7news.com | Percut Sei Tuan - Pengelola penjemuran bulu dan kulit Ayam di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sampai saat ini masih melakukan aktifitasnya.


Sementara, pihak Kecamatan Percut Sei Tuan sudah melayangakan surat teguran agar menghentikan aktifitas penjemuran bulu dan kulit Ayam tersebut. Karena mengganggu masyarakat sekitar akibat aroma busuk dari kulit Ayam itu 


Surat keberatan warga yang di ketahui RT IV dan V.

"Kami sudah tidak tahan lagi mencium aroma  busuk yang berasal dari penjemuran bulu dan kulit Ayam tersebut," jelas Chici salah seorang ibu rumah tangga kepada awak media, Jum'at (19/08/22).


Ditambahkannya, warga Jalan Satria Dusun IV, Desa Bandar Klippa Lamtoro, minta kepada Camat Percut Sei Tuan agar penjemuran bulu dan kulit Ayam di daerah itu di hentikan, karena berdampak terhadap orang banyak.


"Iya bang, kebetulan saya berada di belakang rumah pengelola Penjemuran bulu dan kulit Ayam itu. Setiap harinya saya dan keluarga mencium aroma busuk itu," ungkapnya.


Sementara, warga sudah tandatangan keberatan adanya penjemuran kulit Ayam tersebut. Namun sampai sekarang belum ada tindakan dari pihak kecamatan.


Begitu juga dengan Kurniawan Nasution  merasa kecewa karena sampai saat ini pihak terkait belum juga ada yang datang kelokasi penjemuran bulu dan kulit Ayam tersebut.


"Kami  bersama puluhan warga sudah menanda tangani keberatan atas adanya  penjemuran kulit Ayam di kampung ini. Tapi belum ada juga pihak kantor desa maupun kecamatan yang datang meninjau kelokasi penjemuran itu yang di kelola oleh RS," sebut Kurniawan.


Sementara, Sekcam Percut Sei Tuan, Nasib Solichin, MAP ketika dikonfirmasi awak media mengatakan sudah mengetahui akan adanya penjemuran bulu dan kulit Ayam tersebut.


"Nanti kita arahkan Trantib ke lokasi tersebut," ujarnya singkat.


Namun sampai sore hari, tidak satupun petugas dari Trantib yang datang, sehingga masyarakat jadi kecewa dengan janji Sekcam Percut Sei Tuan.

 

Girwan Siregar salah seorang petugas Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan yang di hubungi melalui HP mengatakan, akan datang apabila pihak dari Kantor Desa Bandar Klippa memanggil atau mengundang mereka ketempat penjemuran bulu dan kulit Ayam itu.


"Kami akan datang apabila ada undangan dari pihak desa, kami masih menunggu," jelas Girwan.


(BS)

×
Berita Terbaru Update