-->

Notification

×

Iklan

Kota Panyabungan Kumuh dan Semerawut, Terminal Siluman Pemicu Kemacetan

Senin, 30 Maret 2026 | Maret 30, 2026 WIB Last Updated 2026-03-30T06:56:05Z
Simpang Tiga Panyabungan, semrawut dan kumuh, Senin (30/03/2026).

Metro7news.com|Madina - Kesemerawutan wajah Pusat Kota Panyabungan tidak mencerminkan Panyabungan sebagai Ibu Kota dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terlihat jelas tidak adanya penertiban dari aparat penegak Perda dan penjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Madina semakin menjadikan Kota Panyabungan semakin kumuh.


Banyak terdapat pedagang kaki lima (K 5) yang berjualan diatas trotoar yang seharusnya untuk pengguna jalan kaki, bahkan ada yang berjualan memasuki badan jalan sehingga membahayakan bagi pedagang dan pengendara kendaraan, namun tidak ada tindakan dari Satpol PP Madina.


Tidak hanya itu, terminal siluman dari Angkutan Antar Kota (Angkot), Taxi,Travel yang bebas parkir di sepanjang jalan protokol Kota Panyabungan sering mengakibatkan kemacetan di jam-jam tertentu tidak kunjung mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah (Pemda) Madina.


Salah seorang warga Panyabungan, A Z Lubis, Senin (30/03/2026) mengatakan, bahwa kondisi kesemrawutan Kota Panyabungan sudah sangat memperihatinkan, Pemda Madina harus segera melakukan penanganan yang serius guna mecari solusi kekumuhan Kota Panyabungan.


"Kota Panyabungan sudah masuk memprihatinkan, terlihat kumuh dan sesak, bahkan akibat terminal siluman dari angkot, taxi, travel sering menjadikan pemicu kemacetan, Pemda Madina harus segera menangani dengan serius mencari solusi mengatasi kekumuhan Kota Panyabungan," ungkap A Z Lubis.


Sebelumnya, terkait kesemrawutan dan ketidakmampuan Kasatpol PP Madina dalam mengemban tugas menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) sehingga mengakibatkan Kota Panyabungan semrawut. 


Sementara, Bupati Madina, H Saipullah Nasution SH,  MM yang dikonfirmasi mengatakan, akan segera melakukan pemanggilan dan memberikan arahan serta segera membahasnya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


"Nanti Kami panggil dan berikan arahan, kami juga akan merapatkan sama OPD terkait," jawab singkat H Saipullah Nasution SH., MM., melalui pesan WhatsApp (WA), Jumat (27/03/2026) lalu.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update