![]() |
| Lurah Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan (foto kecil) saat berada di ruang kerja Wakil Bupati Asahan. |
Metro7news.com|Asahan - Lurah Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan berinisial R diduga sengaja menyelewengkan dana proyek pembangunan rabat beton yang dikerjakan seorang pemborong berinisial S pada tahun 2024 lalu.
Menurut S, meski bangunan tersebut telah selesai sesuai jadwal, namun sang Lurah baru membayarkan uang proyek senilai 35 juta rupiah dari total biaya sebesar 55 juta rupiah kepadanya. Selama setahun setengah dirinya menunggu, hingga kini Lurah Kisaran Barat belum juga melunasi kekurangan uang proyek senilai 20 juta rupiah kepadanya.
"Aku sudah bingung bang, orang panglong terus saja mengejarku. Sebab biasanya kami mengambil bahan terlebih dulu ke panglong, setelah proyek selesai, baru lah kami bayar lunas semuanya," ungkap S kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Masih kata S, pada April 2026 lalu, oknum Lurah tersebut telah berjanji dengan bersungguh-sungguh akan membayar sebagian uang S di tanggal 25, namun janji tersebut hanya tinggal janji dan diundur kembali hingga ke tanggal 5 Mei 2026.
"Setelah tanggal 5 Mei, Lurah itu kembali berkilah bahwa dirinya belum memegang uang dan belum bisa membayar bang," terangnya.
Atas persoalan tersebut, pada Senin (11/5/2026) kemarin, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP., memanggil sang Lurah dan menanyakan perihal uang proyek yang sebelumnya sudah ada dianggarkan.
Saat ditanya oleh wakil bupati, kemana uang proyek tersebut, Lurah pun hanya menjawab bahwa dirinya tidak dapat menjelaskan kemana raibnya anggaran proyek.
Dihadapan wakil bupati, Lurah Kisaran Barat pun berjanji akan segera membayar uang S dihari Rabu (13/05/2026) sebanyak 10 juta rupiah terlebih dahulu.
"Kemarin kan dia sudah janji mau bayar hari Rabu, ehh... Ternyata hari ini sudah gak bisa dihubungi lagi. Jangan kan sama aku, masyarakat kecil, sama wakil bupati aja dia mau mengelabuinya," tandas S geram.
Lebih jauh S pun meminta agar Wakil Bupati Asahan serius menangani hal ini. Dirinya juga meminta agar wakil bupati bertindak tegas mencopot jabatan Lurah Kisaran Barat, R yang suka mengelabui masyarakat.
"Aku minta tolong dan berharap, kiranya Bapak Wakil Bupati Asahan dapat bertindak tegas dan mencopot jabatan Lurah Kisaran Barat. Sebab hal ini hanya akan berdampak buruk terhadap pemerintahan Pak Taufik dan Mas Rianto," katanya.
(dt)
