![]() |
| Ratusan warga Desa Sopo Batu gelar aksi damai di Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Senin (11/05/2026). |
Metro7news.com|Madina - Tidak terima atas dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh kepala desa (Kades), dan juga kecewa dengan kinerja Kades, masyarakat Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina, Senin (11/5/2026) untuk sampaikan tuntutan agar Kades Sopo Batu di periksa.
Dalam tuntutan yang disampaikan warga mengungkapkan, bahwa sejumlah kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tidak transparan pengelolaannya dan juga terdapat sejumlah kegiatan yang mangkrak pengerjaannya walau anggaran yang digunakan telah dikucurkan sepenuhnya.
Selain itu, warga juga merasa gerah dengan kinerja Kadea yang jarang berada di Kantor Desa Sopo Batu, tanpa ada keterangan yang jelas.
"Kami sangat kecewa dengan kinerja Kades yang sudah lama tidak aktif di Desa Sopo Batu," ungkap warga.
Kedatangan warga Desa Sopo Batu ke Kantor Kejari Madina diterima oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Jufri Wandy Banjarnahor, didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Heriyanto, SH.
Setelah menerima tuntutan aksi masyarakat Desa Sopo Batu, Jufry W Banjarnahor menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh massa yang hadir dan berjanji akan menyampaikan tuntutan kepada Pimpinan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.
"Kejari Madina mengapresiasi aksi yang dilakukan masyarakat dengan damai, dan terkait 6 poin tuntutan yang disampaikan akan ditindak lanjuti dengan serangkaian proses hukum, serta disampaikan kepada Pimpinan Kejari Madina," ungkap Jufry Wandi Banjarnahor di depan massa aksi.
Usai tuntutan diterima, massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke Desa Sopo Batu, aksi yang digelar di depan Kantor Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, mendapat pengawalan dari Personel Polres Madina.
(MSU)
