
Syahrial Efendy, KUPT Bina Marga Wilayah Batubara, Tanjung Balai Asahan saat menerima kunjungan Team 7 Jurnalis TBA. (foto : team)
Metro7news.com | Asahan - Kondisi Jembatan Sei Paham yang mengalami kerusakan selama bertahun-tahun, membutuhkan penanganan serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Jembatan yang terletak di Jalan lintas Aek Ledong-Tanjung Balai tepatnya di Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan tersebut merupakan jembatan penghubung antar kabupaten.
Sehingga perbaikan atas kerusakan jembatan tersebut sangatlah di dambakan oleh seluruh masyarakat pengguna jalan di beberapa desa yang ada di Kecamatan Sei Kepayang.
![]() |
| Kondisi Jembatan Sei Paham di Kec.Sei Kepayang Kabupaten Asahan. |
Kamis (04/08/22) kemarin, Team 7 Jurnalis TBA yang diwakili oleh Kabiro Jejak Media Grup & Kabiro Metro7news.com Kota Tanjung Balai menemui Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Bina Marga Provinsi Sumut di Tanjung Balai guna membicarakan masalah perbaikan jembatan Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang yang telah lama didambakan oleh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Syahrial Efendy KUPT Bina Marga Provinsi Sumut Wilayah Asahan kepada media mengatakan, bahwa pihaknya telah lama membuat project planning terkait pembangunan Jembatan Sei Paham.
Namun pihaknya sampai dengan saat ini masih belum menemukan solusi terkait jalan alternatif yang dapat digunakan sebagai laluan lalu lintas ketika jembatan sedang dikerjakan nantinya.
Syahrial Efendy juga meminta peran awak media untuk dapat menemukan solusi yang dapat dijadikan sebagai jalan alternatif sementara yang dapat digunakan selama masa pembangunan jembatan hingga selesai.
"Ohh, jembatan itu sudah ada dalam project plan di Dinas Bina Marga Provinsi bang, hanya saja kita belum menemukan alternatif jalan yang dapat digunakan sebagai pengalihan arus lalu lintas di saat pembangunan jembatan berlangsung," jelasnya.
Ditambahkannya, pembangunan tersebut bisa memakan waktu selama kurang lebih tiga bulan, jika rekan-rekan media berkenan, mohon carilah jalan alternatif yang saya maksud tadi.
"Nanti abang bisa laporkan ke saya, agar secepatnya kita kaji dan kita masukkan dalam anggaran 2023 mendatang," ungkapnya.
Selepas melakukan pertemuan dengan KUPT Bina Marga Provinsi Sumut Wilayah Batubara-Tanjung Balai Asahan, awak media beserta Team 7 Jurnalis TBA pun langsung menuju lokasi jembatan yang berada di jalan lintas Aek Ledong - Tanjung Balai tepatnya di Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, untuk melakukan peninjauan jalan alternatif yang dapat digunakan sebagaimana yang dimaksud oleh KUPT Bina Marga tersebut.
Sesampainya di posisi jembatan, beberapa warga langsung merespon kunjungan para awak media yang sedang melakukan pengecekan terhadap sisi jembatan dan peninjauan laluan alternatif yang memungkinkan untuk dipergunakan.
"Jembatan darurat ini sebenarnya sudah tak layak lagi dilalui oleh kendaraan berat seperti dump truk roda 10 yang saat ini tengah mensuplay bahan material perbaikan badan jalan yang ada di Pangkal Tembok Pasar I Aek Loba hingga ke perbatasan Labura. Kami khawatir jembatan ini tak akan mampu menahan beban yang cukup berat dan disangsikan akan terjadi runtuh pada kontruksi jembatan darurat ini," ucap Al (45) salah seorang warga Desa Sei Paham kepada para awak media.
Al juga berharap seluruh pihak berkompeten dapat segera melakukan perbaikan atas jembatan darurat tersebut.
"Kami warga disini sangat berharap agar jembatan ini segara diperbaiki dan dibangun oleh pemerintah, sehingga kami para nelayan bisa kembali melintasi kolong jembatan ini disaat air laut pasang maupun surut. Bagi kami, sungai dibawah jembatan ini merupakan jalur yang penting untuk membawa hasil laut menggunakan perahu atau sampan, tolonglah bang, kalau bisa secepatnya," pintanya.
(Dst7)
