-->

Notification

×

Iklan

Coca-Cola Eurpacific Partners Indonesia, Bank Sampah Induk New Normal Bersama Pemerintah Kota Medan Apresiasi Peran Penggiat Pengelolaan Sampah Berbasis Kemasyarakatan

Kamis, 26 Januari 2023 | Januari 26, 2023 WIB Last Updated 2023-01-26T05:40:36Z
 
Acara apresiasi tahunan, publikasi dan pertemuan Bank Sampah dan pelaku pengelola Bank Sampah berbasis masyarakat Kota Medan.

Metro7news.com | Medan - Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia), Bank Sampah Induk New Normal, Yayasan Nuansa Alam Indonesia serta didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan menggelar acara Apresiasi Tahunan, Publikasi dan Pertemuan Bank Sampah dengan para pelaku pengelolaan sampah berbasis masyarakat se-Kota Medan, pada Selasa (24/01/23).


Acara tersebut Berlangsung di Bank Sampah Induk New Normal, Jalan Setia Budi Pasar 1, Kota Medan, acara ini mengusung tema "Dukung Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Menuju Sirkular Ekonomi.


Yasra Al-Fariza selaku Direktur Bank Sampah Induk New Normal dalam sambutannya mengatakan, bahwa tujuan diselenggarakannya acara ini adalah sebagai ajang silaturahmi dan menyamakan persepsi dalam mencari solusi penanganan sampah.


"Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk membakar semangat semua orang untuk dapat berperan dalam pengelolaan sampah secara masif, menumbuh kembangkan kepercayaan masyarakat dengan melakukan pemilahan sampah dari sumbernya karena memiliki banyak manfaat yang dihasilkan, terutama dari sisi ekonomi, sosial-budaya, kesehatan dan lingkungan hidup," ucapnya.


Yasra menambahkan, kegiatan ini juga merupakan sebuah bentuk ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut berperan dalam pengelolaan sampah.


"Apa yang kami laksanakan pada hari ini adalah bentuk terima kasih dan penghargaan bagi masyarakat yang sudah berperan aktif dalam pengelolaan sampah. Kami sadar apa yang kami lakukan saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Namun setidaknya, hal ini dapat menjadi motivasi untuk kita semua. Paparan publikasi yang kami sampaikan merupakan wujud transparansi pengelolaa sampah yang kami lakukan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap pengelolaan tabungan sampah dari hasil penyetoran sampah yang dilakukan," jelasnya.


Sementara itu, Corporate Affairs Manager, Northern Sumatera Operation CCEP Indonesia, Angga Harahap menyampaikan, bahwa pada kesempatan kali ini, pihaknya dan stakeholder lainnya akan memberikan apresiasi kepada para kelompok bank sampah.


"Pada kesempatan ini CCEP Indonesia, Bank Sampah Induk New Normal, dan Yayasan Nuansa Alam Indonesia serta melalui dukungan Pemerintah Kota Medan, melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, akan memberikan apresiasi kepada para kelompok bank sampah unit, para nasabah dan kelompok-kelompok kreasi daur ulang sampah," tuturnya.


Angga menambahkan, bahwa dengan apresiasi yang diberikan ini dapat memberikan energi, semangat baru, dan dapat meningkatkan rasa percaya diri berbagai pihak terhadap upaya-upaya kepedulian lingkungan hidup yang sudah dilakukan bersama.


Dirinya juga Kembali menyatakan, bahwa Langkah yang dilakukan perusahaan merupakan wujud kepedulian CCEP Indonesia akan komitmen terhadap inisiatif-inisiatif berkelanjutan yang tertuang pada kampanye program This is Forward .


"This is Forward berfokus pada  6 aspek yaitu, Climate (Iklim), Packaging (Kemasan), Drinks (Minuman Rendah Kalori), Water (Pengelolaan Air), Society (Pemberdayaan Komunitas) dan Suppy Chain (Rantai Pasokan Berkelanjutan). Tentu, kami tidak henti-hentinya mengajak peran serta seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya komitmen pada keenam pilar tersebut," pungkasnya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, dr. Suryadi Panjaitan, Sp.PD, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Bank Sampah Induk New Normal dan CCEP Indonesia dalam upaya pengelolaan sampah di Kota Medan yang melibatkan masyarakat untuk mengurangi beban di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


“Mengingat tingginya timbulan sampah di Kota Medan, perlu penanganan serius yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan sehingga permasalahan sampah dapat teratasi, antara lain melalui peran serta kelompok-kelompok bank sampah yang juga dapat mewujudkan  circular economy,” ujarnya.


Dari hasil penilaian yang dilakukan panitia, 11 pemenang terpilih yang berasal dari 3 kategori. Kategori Bank Sampah Unit Terbaik jatuh kepada Bank Sampah Unit Puri Zahara, Bank Sampah Unit SOS Children Village terpilih sebagai Juara II dan Bank Sampah Bunda Ceria keluar sebagai Juara III. 


Sedangkan untuk Kategori Nasabah Bank Sampah Induk New Normal Terbaik yaitu Tengku Asma Zatun Matubin sebagai Juara I, Devi Puspita sebagai Juara II, dan Kamariansyah sebagai Juara III. Selain itu, pemenang Lomba Inovasi dan Kreasi Daur Ulang Sampah yaitu Tri Nita Apriyani sebagai Juara I, Rohayati sebagai Juara II, Wildani Tanjung sebagai Juara III, Endang Puji Astuti sebagai Juara Harapan I dan Sri Rahayu sebagai Juara Harapan II.


Semua pemenang dalam kegiatan appresiasi ini mendapatkan dana bantuan pengembangan pengelolaan sampah, piala, piagam dan souvenir hasil kreasi daur ulang sampah.


Tentang Coca-Cola Europacific Partners


Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) adalah salah satu perusahaan FMCG (barang konsumsi) terdepan di dunia. Disini, kami memproduksi, medistribusi dan menjual berbagai merek yang disukai di dunia-melayani lebih dari 600 juta konsumen dan mendukung 1,75 juta pelanggan di 29 negara. Kami bergerak sebagai bisnis multinasional yang kuat dengan skala wilayah yang luas yang didukung oleh tim yang hebat serta pengetahuan dan layanan terhadap pelanggan dan komunitas yang kuat.


Coca-Cola Europacific Partners Indonesia mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur di Sumatera, Jawa dan Bali, mempekerjakan lebih dari 5.500 tenaga kerja, dan mendistribusikan jutaan minuman menyegarkan untuk lebih dari 450.000 outlet di seluruh Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif di setiap wilayah operasional dengan menjalankan berbagai inisiatif, seperti: Bali Beach Clean Up, Green School (Sekolah Adiwiyata), Coca-Cola Forest, serta pengembangan program bank sampah di beberapa kota.


(Dewi/rell)



×
Berita Terbaru Update