
Usai kegiatan meninjau kondisi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Menteri Kelautan dan Perikanan berfoto bersama.
Metro7news.com | Belawan - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon memberi pengawalan kedatangan rombongan Mentri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono ke Belawan.
Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut ke Belawan untuk meninjau kondisi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) tersebut, Kamis (26/01/23) sekira pukul 17.00 WIB.
Pengawalan tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan, didampingi oleh Kabag Ops, Kasat Intelkam, AKP Zul Efendi SH, dan jajarannya.
Setibanya rombong Menteri Kelautan dan Perikanan di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB), selanjutnya rombongan Menteri didampingi oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, Kepala PPSB dan KKP, dengan berjalan kaki menuju dermaga untuk melihat langsung kondisi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB).
Dimana Pelabuhan Perikanan itu dalam tahun ini akan segera dibangun dengan baik.
Ketika ditanya wartawan berapa anggaran untuk pembangunan Pelabuhan Perikanan itu, Menteri Kelautan Dan Perikanan mengatakan, bahwa anggaran untuk pembangunan PPSB itu cukup besar, lebih kurang 400 atau 500 milyard.
"Supaya pelabuhan ini kondisi agar lebih baik lagi kedepannya, guna untuk kepentingan para nelayan disini dan Pengusaha Perikanan," ucap Sakti Wahyu Trenggono.
Sementara, mengenai pembangunan Pelabuhan Perikanan ini ketika ditanya wartawan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, kalau tidak ada halangan pembangunannya di segerakan tahun ini, dan prosesnya panjang.
Disinggung wartawan terkait Penerima Negara Bukan Pajak (PNBP), Sakti Wahyu mengatakan, yach, itu penangkapan ikan terukur dikenakan PNBP dan ongkosnya kemudian akan kita diskusikan dengan Nelayan seluruh Indonesia,
"Mana yang terbaik, yang pasti tujuannya semua untuk berkelanjutan," ucapnya singkat.
Menurutnya, kalau PNBP kita dapat, kita akan kembalikan ke pembangunan. Kalau teman-teman media lihat hampir seluruh pelabuhan, lihat aja, tidak ada yang bagus, karena enam tahun, tujuh tahun ini tidak ada anggaran untuk itu pembangunan. Itu salah satu kendalanya, yang terambil itu terlalu kecil.
"Orang cuman mau mengambil izin murah, lalu pengambilannya sebanyak banyaknya. Kita tidak mampu untuk membantu pembangunan infrastruktur, jadi itu salah satu kita kembalikan untuk pembangunan Pelabuhan Perikanan," ungkapnya.
Menurut, Sakti Wahyu Trenggono ketika di pertanyakan lagi tentang kondisi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) saat ini, Sakti Wahyu mengatakan jelek sekali, makanya itu akan kita lakukan pembangunan.
"Nanti pasang lagi, turun lagi, jadi kalau kita sudah bangun Insya Allah tidak lagi terjadi," pungkas Menteri Kelautan Dan Perikanan.
(Dewi)