-->

Notification

×

Iklan


Lokasi Eks Tambang PT M3 di Kelurahan Tapus Jadi Mesin Pembunuh Manusia

Jumat, 20 Januari 2023 | Januari 20, 2023 WIB Last Updated 2023-01-20T03:54:04Z

 

Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Lokasi bekas Pertambangan PT M3 di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu. Jum'at (20/01/23). 

Metro7news.com | Madina - Lokasi bekas pertambangan yang ditinggalkan oleh PT Madina Madani Mining (M3) di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), seakan menjadi mesin pembunuh massal.


Pada Tahun 2022 yang lalu tercatat korban meninggal di lokasi bekas pertambangan itu ada sebanyak 18 orang.


Diketahui lokasi tersebut kembali menelan korban jiwa, dua nyawa melayang akibat penambangan ilegal di bekas pertambangan PT M3 itu.


Kejadian longsor yang terjadi di bekas pertambangan itu pada Kamis (19/01/23) sekira pukul 15.45 WIB. Adapun korban yang tertimbun Darus (35) warga Simpang Durian Kecamatan Lingga Bayu, Kating (29) warga Desa Bandar Limabung Kecamatan Lingga Bayu.


Korban yang tertimbun di lokasi bekas pertambangan PT M3 ini diketahui sedang melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin dengan menggunakan mesin penyedot air (mesin dongfeng), 


Kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi pada Pukul 04.10 WIB, Jum'at (20/01/23), setelah dilakukan penggalian oleh petugas dari Polsek Lingga Bayu dan BPBD Kabupaten Mandailing Natal dibantu masyarakat setempat.


Kepala Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal, Mukhsin Nasution, S.Sos, MM yang dikonfirmasi melalui panggilan Whats Apps membenarkan adanya kejadian longsor pada lokasi bekas pertambangan PT M3 di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu.


"BPBD Mandailing Natal sudah mendapat laporan tentang kejadian longsor lokasi bekas pertambangan di Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu. Saat ini tim sudah berhasil mengevakuasi korban dan menyerahkan kepihak keluarga untuk dikebumikan," ungkap Plt Kaban BPBD Madina.


(Syawal)

×
Berita Terbaru Update