![]() | ||
| Ketua PKN Asahan bersama awak media tengah melakukan peninjauan ke area proyek siluman, Kamis (12/01/23). |
Metro7news.com | Asahan - Proyek pembangunan pengecoran jalan yang berada di Dusun III Desa Sei Kepayang Kiri, Kecamatan Sei Kepayang Barat hingga kini masih belum rampung dan masih terbengkalai.
Terlihat, pengecoran bahu jalan yang baru saja selesai dikerjakan itu, seperti akan mengalami longsor, akibat kwalitas bangunan yang diduga asal jadi tersebut.
![]() |
| Bahu jalan sepanjang 100 meter yang belum rampung dikerjakan oleh pelaksana proyek, namun proyek telah dihentikan pengerjaannya oleh pelaksana. |
Sejumlah pengurus Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN-RI) Kabupatan Asahan beserta awak media telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Namun, disekitar area proyek tidak terlihat adanya papan informasi terpasang, Kamis (12/01/23).
Beberapa warga Dusun III Sei Kepayang Kiri yang sempat ditemui oleh wartawan mengatakan, bahwa dari awal proyek dimulai, mereka tidak pernah melihat adanya papan informasi atau plank proyek yang dipasang oleh pelaksana.
![]() |
| Pengerjaan pengecoran yang terlihat asal-asalan. |
Anehnya lagi, tak satupun warga disana yang mengetahui siapa penanggung jawab proyek tersebut.
"Kami tidak pernah melihat ada plank proyek, bahkan kami juga tidak mengetahui siapa pelaksananya, bang. Beberapa kali kami bertanya ke pekerja, mereka hanya menjawab, bahwa mereka juga tak tau siapa bosnya," ungkap salah seorang warga.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PKN Kabupaten Asahan, Ucok SM kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan terkait dugaan penyelewengan dalam pembangunan bahu jalan tersebut.
Warga juga menduga bahwa proyek pengecoran bahu jalan belum rampung dikerjakan.
"PKN Asahan akan menindaklanjuti laporan warga terkait proyek siluman tersebut. Dari mana anggarannya, dan siapa pelaksananya. Kita akan kumpulkan semua data, minggu depan akan kita laporkan ke Kejaksaan," tegas Ucok SM, Jum'at (13/01/23).
Terkait hal itu, awak media ini telah melakukan konfirmasi kepada Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Asahan Haris Muda Rambe, ST diruang kerjanya, Jumat (13/01/23).
Kepada wartawan Haris mengatakan, bahwa proyek pembangunan bahu jalan yang berada di Sei Kepayang Kiri tidak ada dalam anggaran Tahun 2022 Dinas PUPR Kabupaten Asahan.
Dihadapan wartawan, Haris Muda Rambe juga membuka komputernya untuk memastikan apakah proyek tersebut ada dalam anggaran. Namun setelah dilihat, proyek tersebut memang tidak ada dalam anggaran 2022 di Dinas PUPR Asahan.
"Gak ada bang, kalau ada gak mungkin saya gak tau. Atau begini bang, coba abang cek ke Dinas Perkim atau dinas lainnya, bisa jadi juga itu dari APBD Provinsi melalui dinas lain bang," terangnya.
Wartawan juga telah berusaha melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Sei Kepayang Kiri, Banna melalui selulernya, namun hingga berita ini dimuat, Kades Sei Kepayang Kiri belum menjawab pertanyaan wartawan.
(Dst7)


