![]() |
| Sekretaris IWO Kota Subulussalam, Juliadi. |
Metro7news.com|Subulussalam -Belakangan ini, Eksekutif Kota Subulussalam kerap sekali melakukan Perjalanan Dinas Luar (DL) ke luar kota, baik wali kota maupun para Kepala SKPK. Bahakan, Legislatif juga akan melakukan kegiatan yang serupa.
Sebanyak dua puluh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Subulussalam, di jadwalkan akan melaksanakan kunjungan kerja (Kunker), ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Hal dapat kritikan keras dari Sekjen IWO setempat yang mendoakan agar perjalannya lancar, serta menyarankan ke Aceh Singkil saja.
Juliadi, Sekertaris IWO Pimpinan Daerah (PD) Kota Subulussalam menyampaikan, Kunker DPR Subulussalam kali ini, dianggapnya hanya sebatas refreshing semata, dan menghaburkan uang negara saja, Minggu, (30/07/23).
Menurut informasi yang di terimanya, keberangkatan Anggota DPR Subulussalam di jadwalkan, pada Rabu (02/08/23) mendatang. Kedua puluh Anggota DPR yang ikut Kunker di bagi dua tim, ada yang ke Tebing Tinggi, dan ke Binjai, Sumut.
Sementara, kata Juliadi, Kunker ke Sumut semata-mata hanya sebatas liburan saja, dan menghaburkan uang negara.
"Kita taulah di Binjai saat ini penuh dengan apa," ujar Adi
Seharusnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Subulussalam ini fokus saja untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, yang sempat di RDP kan, Minggu lalu, pada Kamis, (08/06/23) lalu.
"Hasil RDP Minggu lalu tidak ada hasilnya sampai saat ini. Belum lagi, persoalan kepala kampong yang sudah menang tiga kali, tapi belum di lantik juga. Ini malah mengutamakan healing bapak-bapak dan Ibu-ibu DPR Subulussalam," tambah Adi.
Sekjen IWO Juliadi Bancin menyarankan agar ke dua puluh Anggota DPRK Subulussalam untuk melakukan Kunker ke Aceh Selatan dan ke Nagan Raya atau tidak ke Aceh Singkil saja.
"Setidaknya, tujuan Kunker itu ke daerah Syariat Islam, dan juga masih dalam Provinsi Aceh, saling mendukung PAD daerah juga," imbuh Adi.
Diakhir, pinta Sekertaris IWO Kota Subulussalam berharap agar perjalanan Kunker para DPR Kota Subulussalam di batalkan saja.
(Amdan Harahap)
