![]() |
| Ketua DPRD Madina, H. Erwin Efendi Lubis, SH saat memberikan sambutan di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/09/25). |
Metro7news.com|Madina - Dalam menyahuti tuntutan pedagang Pasar Baru Panyabungan yang sempat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin (29/09/25).
Untuk itu, Bupati Madina, H. Saipullah Nasution bersama Ketua DPRD Madina, H. Erwin Efendi Lubis, SH menggelar pertemuan dengan pedagang.
Dalam sambutan yang disampaikan dihadapan seluruh pedagang Pasar Baru oleh Ketua DPRD Madina, Selasa (30/09/25) menyampaikan, bahwa pedagang boleh menyampaikan segala keluhan terkait Pasar Baru, namun harus dengan cara dan bahasa yang baik serta tetap menjaga etika serta sopan santun.
"Sampaikanlah apa yang mau disampaikan, namun harus dengan cara yang baik dan beretika dan dengan bahasa yang mudah dipahami, setiap keluhan akan dipastikan didengar oleh pemerintah dan DPRD," ungkapnya.
Sementara itu, dalam menyahuti tuntutan yang disampaikan pedagang Pasar Baru dalam aksi damai yang dilaksanakan sebelumnya, Bupati Madina menyampaikan, penetapan harga sewa kios Pasar Baru Panyabungan telah melalui mekanisme dan perhitungan serta memiliki rumus perhitungan berdasarkan nilai pembangunan Pasar Baru.
"Pembangunan Pasar Baru Panyabungan menggunakan uang negara yang artinya dari pajak yang dibayar oleh rakyat, dan penetapan harga sewa sudah memiliki perhitungan yang telah melalui pengkajian dihitung mulai dari nilai Pembangunan," jelasnya.
Setelah mendapat penjelasan dari Bupati Madina terkait nilai sewa kios Pasar Baru, salah seorang perwakilan pedagang meminta agar harga sewa kios tetap untuk dipertimbangkan dan diturunkan karena dinilai sangat menindas terhadap pedagang.
Perwakilan pedagang lainnya, Hanapi Lubis menyampaikan, agar ada inovasi di Pasar Baru untuk menarik peminat pembeli berkunjung ke Pasar Baru, dan juga meminta agar pemerintah mengkaji cara pembayaran sewa kios yang dapat meringankan beban pedagang.
"Disperindag harus berikan inovasi di Pasar Baru agar pembeli datang ke pasar, dan meminta pemerintah memberikan solusi tata cara pembayaran sewa kios Basar Baru Panyabungan," tegas Hanapi Lubis.
(MSU)
