-->

Notification

×

Iklan

Penangangan Dugaan Korupsi Dana Stunting TA 2022-2023 Mengendap, Aktivis Desa : Kejatisu Segera Lanjutkan Proses Hukum

Jumat, 26 September 2025 | September 26, 2025 WIB Last Updated 2025-09-26T09:14:34Z
Arief Tampubolon, Presidium MARAK Sumatera Utara.

Metro7news.com|Madina - Aktivis anti korupsi Sumatera Utara (Sumut), Arief Tampubolon, memaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), untuk terus melanjutkan penyidikan dugaan penyelewengan dana stunting 2022-2023 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).


Hal itu dikarenakan, hingga saat ini tidak ada titik terang dari Penyidik Kejatisu terkait perkembangan kasus yang diduga merugikan negara ratusan juta rupiah.


Dan Tim Penyidik Kejatisu telah melakukan pemanggilan kepada Ketua TPPS Madina, Atika Azmi Utami, Plt Kadis PPKB Madina, Elfi Maryani dan beberapa OPD.


Kemudian tim ahli juga telah turun ke Kabupaten Madina memeriksa PPK, Kepala Puskesmas dan kepala desa dengan nomor surat B-287/L.2.5/Fd.2/04/2025 dengan perihal bantuan pemanggilan yang dikirimkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing atas nama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang ditanda tangani Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Muttaqin Harahap, SH., MH tanggal 22 April 2025.


"Kejatisu jangan berhenti melakukan penyidikan untuk kasus stunting di Madina. Kalau berhenti akan menimbulkan pertanyaan ada apa dengan Kejatisu," ungkap Arief melalui WhatsApp, Jumat (26/09/25).


Arief menilai, saat ini kepercayaan masyarakat cukup tinggi terhadap Kejatisu. Namun, apabila dalam pengungkapan kasus stunting ini terhenti maka akan menimbulkan kesan negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejatisu.


"Dugaan korupsi dana Stunting di Madina harus masuk prioritas untuk segera dituntaskan. Jangan penyidik berusaha mengendapkan kasus ini. Apapun alasannya," tegas Arief.


Karena itu, calon Legislatif dari Partai Demokrat ini pun meminta, Kajatisu, DR. Harli Siregar, SH., M.hum, untuk menjunjung komitmen Asta Cita Kejagung Republik Indonesia (RI).


Walaupun sudah mulai pudar, masyarakat masih mengharapkan pengungkapan kasus stunting di Madina ini menyeret orang-orang yang diduga menggelapkan dana tersebut.


"Masih ada harapan dari masyarakat di Madina sana, Kajati Sumut harus pegang teguh komitmen pengungkapan kasus ini. Jaga kepercayaan masyarakat Madina," tutup Arief yang merupakan alumni Lemhannas RI tersebut. 


(MSU)

×
Berita Terbaru Update