-->

Notification

×

Iklan

Dampak Kelangkaan BBM, Antrian Panjang di SPBU Penanggalan Sampai Menimbulkan Kemacetan di Jalan T. Umar

Sabtu, 29 November 2025 | November 29, 2025 WIB Last Updated 2025-11-29T15:29:02Z
Terlihat antrian panjang kenderaan yang mau mengisi BBM karena kelangkaan BBM karena dampak banjir dan akses jalan banyak yang terputus.

Metro7news.com|Subulussalam - Malam ini pukul 20.50 WIB, terlihat kepadatan di Jalan Lintas T. Umar, Kecamatan  Penanggalan, Desa Penanggalan Induk, Kota Subulussalam.  Sabtu/29/11/2025,

‎Dampak kelangkaan minyak (BBM) membuat sejumlah masyarakat panik, dan harga eceran pun melambung tinggi di Kota Subulussalam tampa ada pengawasan dari Dinas Disperindag. 

‎Pedagang eceran, menjual sampai harga 30 ribu per liternya, bahkan sampai harga 40 dan 50 ribu, kelangkaan minyak sudah berjalan 3 hari lamanya.  


Menurut informasi yang diperoleh awak media ini, kelangkaan BBM ini akibat efek banjir yang melanda di beberapa daerah karena banyak akses jalan terputus. 

‎Mendengar informasi dari media sosial minyak sedang dalam perjalanan, masyarakat berbondong-bondong padati SPBU Penanggalan dan SPBU Kecamatan Simpang Kiri di Kota Subulussalam walaupun belum pasti sampainya kapan masyarakat tetap setia mengantri. 

‎Terpisah, pantauan metro7news.com di lapangan, terlihat juga antrian panjang padati Jalan T. Umar, truck pengangkutan barang dan pickup berbagai merek ngantri panjang. 

‎Ungkap salah seorang sopir saat di wawancarai awak media ini dilokasi, Yanto warga Medan mengatakan, mereka sudah dua hari belum dapat balek ke Medan karena tidak ada minyak.


"Kami sudah dua hari disini, bang kehabisan bahan bakar minyak, jadi tidak bisa belek ke medan" jelasnya.

‎Lanjutnya, inipun belum tau kapan datang atau tidaknya minyak, harapan kita semoga datang malam ini.

‎"Harapan saya semoga pemerintah dapat memperhatikan melalui Dinas Disperindag, dan Pertamina semoga secepatnya mensuplai minyak ke daerah soalnya kalau begini terus masyarakat menjerit ekonomi masyarakat terjepit," tutupnya,

‎(Amdan Harahap)

×
Berita Terbaru Update