-->

Notification

×

Iklan

Disperindag dan Forkopimda Madina Monitoring SPBU untuk Pastikan Kelancaran Pendistribusian BBM

Minggu, 30 November 2025 | November 30, 2025 WIB Last Updated 2025-11-30T04:39:58Z
Monitoring pendistribusian BBM, Kadis Perindag Madina, Parlin Lubis, Wakapolres Madina, Kompo Ariz, Kapolsek Panyabungan, Iptu Sinulingga, Minggu (30/11/2025).

Metro7news.com|Madina - Setelah sempat mengalami kekosongan Bahan Bakar Manyak (BBM) selama satu hari penuh, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hari ini, Minggu (30/11/2025) sudah dapat melayani konsumen setelah pasokan BBM dari Depot Kota Dumai Provinsi Riau tiba di Madina.


Untuk memastikan pendistribusian berjalan lancar dan mencegah adanya penyalah gunaan BBM Bersubsidi jenis Pertalite dan Solar, Bio - Solar, Kepala Dinas Perindag Madina, Parlin Lubis menggandeng Forkopimda melakukan monitoring di Sejumlah SPBU di Madina.


Sebelumnya, Kadis Perindag Madina telah melakukan imbauan kepada pengelola SPBU untuk memberlakukan pembatasan pengisian BBM bagi kendaraan yang hendak mengisi BBM guna menghindari penumpukan dan yamg utama untuk pemerataan sehingga mobilisasi masyarakat dapat berjalan.


Dari Pantuan di SPBU, Parlin menyampaikan, bahwa pembatasan pengisian diberlakukan dengan rincian berikut ini ;

- Bio Solar

1. Truck Besar, Max Rp 1000.000,-

2. Truck Cold Diesel setara, Max Rp 500.000,-

3. Mobil L 300 Sekelas Max Rp 300.000,-

- Pertalite

1. Kendaraan Roda 4, Max Rp 400.000.

- Kendaraan Roda 2 dan Roda 3, Max Rp 100.000.


Selaku Kadis Perindag Madina, Parlin Lubis mengungkapkan, bahwa pembatasan ini dilakukan untuk kelancaran dan ketertiban pendistribusian BBM di Madina.


"Langkah-langkah yang telah diambil dan rencana kerja yang  dilaksanakan guna memastikan ketersediaan dan ketertiban distribusi BBM di wilayah Kabupaten Mandailing Natal," tegas Parlin Lubis.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update