-->

Notification

×

Iklan


Pelapor Keluhkan Proses Perkara di Polda Sumut, Kabid Humas Masih Bungkam

Jumat, 23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T14:07:31Z
Kabid Humas masih bungkam saat di konfirmasi wartawan terkait dugaan kasus penipuan atau perbuatan curang yang dilakukan oleh eks anggota Subbid Wabprof Bid Propam Polda Sumut berinisial BS. 

Metro7news.com|Medan - Meski Kapolda Sumut telah berganti sebanyak dua kali, Ditreskrimum dan Kabid Propam juga telah berganti beberapa kali, tetap saja laporan polisi yang dibuat oleh DE tidak berjalan sebagaimana mestinya.


Pada 02 April 2024 lalu, DE membuat laporan di SPKT dan Yanduan Bid Propam Polda Sumut atas dugaan penipuan atau perbuatan curang yang dilakukan oleh eks anggota Subbid Wabprof Bid Propam Polda Sumut berinisial BS. 


Laporan itu tertuang dalam LP bernomor : LP/B/411/IV/2024/SPKT Polda Sumut. 


Menurut DE, penyelidikan dan penyidikan yang seharusnya dapat dipercepat, diduga sengaja diperlambat karena terlapor adalah anggota kepolisian aktif. 


"Mungkin karena terlapor ini anggota polisi yang masih aktif, sehingga diduga dia masih mendapat perlindungan dari institusinya," kata DE, Jumat (22/01/2026).


Terkait lambannya proses penanganan laporan di Polda Sumut, wartawan pun berulang kali telah melakukan konfirmasi langsung kepada Kapolda, Irjen Whisnu Februanto via aplikasi WhatsAppnya. Namun Jenderal bintang dua itu tidak pernah bersedia merespon atau menjawab pertanyaan wartawan.


Lebih lanjut, DE mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan melaporkan hal ini ke Itwasda Polda Sumut. Ia pun berharap agar Itwasda dapat mendorong penyidik untuk segera memproses laporannya tersebut. 


"Dalam waktu dekat ini, saya akan buat Dumas ke Itwasda Polda Sumut. Kalau disitu pun tetap tidak berproses, berarti keadilan sudah mati," ucapnya.


Terkait hal ini, wartawan pun kembali melakukan konfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sumut. Kemarin, Kamis (22/01/2026) Kombes Pol Ferry Walintukan berjanji akan menanyakan hal itu ke Ditreskrimum.


Namun hingga berita ini dimuat, perwira berpangkat melati tiga itu tak lagi bersedia menjawab.


(dt)

×
Berita Terbaru Update