![]() |
| Kayu gelondongan dan sampah menyangkut di bawah Jembatan Aek Mata Panyabungan, Sabtu (28/02/2026). |
Metro7news.com|Madina - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/2026) malam hingga Kamis (26/02/2026) dini hari mengakibatkan peningkatan debit sungai Aek Mata yang melintas dari Kota Panyabungan.
Peningkatan debit Sungai Aek Mata ini turut membawa material kayu gelondongan sehingga tersangkut di bawah Jembatan Aek Mata di tengah Kota Panyabungan, dan mengancam terjadinya penyumbatan pada aliran sungai.
Kondisi ini telah dilaporkan warga kepada Lurah Kayu Jati, Edy Ikhwan, Kepala Dinas DLHK, Khoirul Lubis, ST, Kalaksa BPBD, Mukhsin Nasution, bahkan laporan juga langsung di sampaikan kepada Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, SH., MM, Jumat (27/02/2026).
Mendapat laporan dari warga, H. Saipullah Nasution mengatakan, bahwa akan segera di bersihkan, dan juga meminta agar masyarakat jangan membuang sampah ke aliran Sungai Aek Mata.
"Terima kasih laporannya, pak. Insyaallah kita bersihkan.Tolong diingatkan masyarakat agar jangan buang sampah itu di aliran Sungai Aek Mata," jelas Bupati Madina.
Dari pengamatan awak media, terlihat hingga Sabtu (28/02/2026) kayu gelondongan dan sampah masih tetap berada dibawah Jembatan Aek Mata tanpa ada penanganan serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Madina melalui dinas-dinas terkait.
(MSU)
