![]() |
| Kondisi jalan lingkungan yang di rusak Kades Jambur Baru Kecamatan Batang Natal, Jumat (13/03/2026). |
Metro7news.com|Madina - Kekhawatiran Riswan Haedy, Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akan terbongkarnya pengerusakan aset daerah yang dilakukan desa akhirnya terkuak.
Pengakuan warga desa mengungkapkan bahwa proyek pembukaan jalan Unte Albung di desanya diduga kuat dikerjakan oleh kepala desa sendiri, dengan menggunakan anggaran APBDes tahun 2024 dan 2025.
Fakta mengejutkan adalah, proyek pembukaan jalan Unte Albung tersebut tumpang tindih dengan bangunan jalan lingkungan yang dibangun oleh Dinas Perkim Madina pada tahun 2022, dengan nilai kontrak Rp.147.674.010.
Dan diduga kuat pihak desa sendiri sudah mengetahui bahwa akan terjadi tumpang tindih bangunan, namun tetap memaksakan proyek tersebut.
Dinas Perkim Madina memastikan bahwa bangunan jalan lingkungan yang mereka bangun belum ada pelepasan aset saat desa melakukan pengerusakan. Kondisi ini membuat kepala desa terancam pidana karena merusak aset negara.
Inspektorat Madina kabarnya usai Lebaran Idul Fitri akan melakukan pemanggilan kepada Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy untuk mengkonfirmasi kebenaran pengerusakan tersebut.
Sementara itu, Dinas Perkim melalui penegasan Kadis, Rully akan melakukan tinjauan lapangan untuk memastikan kondisi jalan yang diduga telah dirusak tersebut.
“Pengerusakan aset daerah ini merupakan tindakan yang tidak dapat ditolerir dan harus diusut tuntas. Pemda Madina harus segera mengambil tindakan tegas untuk menjaga integritas dan akuntabilitas pemerintah daerah,” ungkap Rully saat dikonfirmasi wartawan Kamis (12/03/2026) kemaren.
(MSU)
