Metro7news.com|Tanjungbalai - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Tanjungbalai di Masjid Taqwa Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Minggu (08/03/2026) malam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan terimakasih kepada Forkompinda Tanjungbalai beserta para OPD dan jama'ah masjid setempat yang telah hadir meluangkan waktu dalam rangka kunjungan Tim Safari Ramadan 1447 H/2026 M.
Ia mengatakan, komitmen untuk mewujudkan visi misi dapat terlaksana lima tahun kedepan, hari ini kami sudah satu tahun lebih menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai, langkah yang kami lakukan saat ini penataan kota normalisasi drainase dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) memberi kesan kota yang bersih, indah, nyaman, rapi dan tertib.
"Biasanya kampung kita kalau sudah akhir tahun mengalami banjir, namun tahun ini kita melihat banjir sudah mulai tidak ada, ini lah upaya kerja sama kita untuk mengatasi banjir," tutur wali kota.
Selanjutnya, Mahyaruddin juga menegaskan ada 38 jembatan yang masih tertahan airnya, salah satunya jembatan penghubung Tanjungbalai dengan Kabupaten Asahan, masyarakat Tanjungbalai dengan Asahan mereka mau di bongkar jembatannya tetapi mereka meminta di bangun kembali.
"Pertanyaannya, kalau di bangun kembali dananya tidak ada saat ini, tentu ini masih pekerjaan rumah yang belum selesai prioritas mengatasi banjir," katanya.
Pemko Tanjungbalai mendukung program pendidikan formal baik dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai ke tingkat sekolah tinggi (SMP), kalau memang aula masjid ini bisa di jadikan tempat pendidikan formal paket A dan paket C.
"Kami persilahkan, terkait dengan anggaran pembangunan buat proposal melalui Dinas PUPR dan kalau dananya kita persilahkan," ungkap Wali Kota Mahyaruddin
Mahyaruddin juga mengungkapkan rasa syukur dapat bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat secara langsung. ,
Menurutnya, Safari Ramadan bukan hanya agenda rutin tahunan ataupun sekadar agenda seremonial tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakatnya, mendekatkan diri dengan masyarakatnya sekaligus memperkuat hubungan sosial dan keagamaan.
Dalam Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan salat Isya dan Tarawih berjemaah ini, Wali Kota Tanjungbalai menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan ruang peningkatan kualitas spiritual sekaligus penguatan karakter.
“Didalamnya terdapat anjuran untuk memperbanyak ibadah salat Tarawih, membaca Al-Qur’an, memperluas sedekah dan infak, serta berbagai amal kebajikan lainnya. Karena itu, sangat disayangkan apabila bulan penuh keberkahan ini tidak kita manfaatkan secara optimal,” pesannya.
Diakhir sambutannya, wali kota menegaskan bahwa akan bekerja keras dan berusaha dengan wakil wali kota dalam wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera).
Sebelumnya, Ketua BKM Masjid Taqwa Pahang, Prinrizky menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan Tim Safari Ramadan Pemko Tanjungbalai yang dipimpin langsung Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Tanjungbalai beserta rombongan yang telah ikut berjamaah salat Isya dan Tarawih ditempat ini.
"Seyogianya kegiatan ini dilaksanakan minggu lalu, namun karena ada halangan bapak wali kota sedang berada di luar kota, maka baru bisa dilaksanakan malam ini," sebutnya.
Pada dasarnya persatuan Muhammadiyah mendukung program-program pemerintah, salah satunya penanggulangan banjir dan pendidikan.
"Kami ingin melaporkan disamping pembangunan masjid dan kamar mandi, kami ingin membuat aula di atas kamar mandi masjid yang digunakan untuk pendidikan formal dimulai dari paket A sampai paket C setara SD sampai SMP," ujarnya.
Tambah Prinrizky, jamaah kami juga banyak yang dari tenaga guru sekolah, maka kami berharap kepada bapak wali kota agar pembangunan masjid ini dapat terlaksana dan terwujud.
Dalam kesempatan itu, wali kota bersama Tim Safari Ramadan Pemko Tanjungbalai memberi bantuan voucher sebesar Rp 5.00.000 ribu, juga bantuan lainnya berupa gula, kopi dan tali asi berupa beras 5 kg.
Dalam tausiyahnya, Al-ustadz Fauzi Ananda, menyampaikan, malam Nuzulul Qur'an turunnya Al-Qur'an secara berangsur-angsur, bulan Ramadan berbuat kebaikan dan taubat nasuha serta saling memaafkan kepada suami/istri, anak, keluarga dan kerabat yang pernah kita sakiti.
Turut hadir Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, Forkopimda atau mewakili, Dandim 0208/AS Pabung Tanjungbalai, Mayor Inf Endar Siregar, mewakili Danlanal TBA, Letda Laut (K) Sukino, mewakili Kapolres Tanjungbalai, AKP Basrun Siagian, pimpinan OPD, Camat Datuk Bandar, Syamsul Efendi, para Lurah se-Kecamatan Datuk Bandar, kepala lingkungan, penceramah Ustadz Fauzi Ananda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jamaah setempat.
(kominfo/ds)
