-->

Notification

×

Iklan

Aktivitas PETI di Kawasan HGU PT PSU Diduga Dilindungi Aparat Negara

Senin, 13 April 2026 | April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T03:58:02Z
Alat berat pelaku PETI di Perkebunan Patiluban (foto/dok).

Metro7news.com|Madina - Keberanian pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI) menyerobot lahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) Kebun Patiluban di Kecamatan Natal pantas diduga karena mendapat perlindungan dari aparatur keamanan di Republik Indonesia ini.


Siapakah dalang dibalik keberanian pelaku PETI melakukan aktivitas operasi penambangan dikawasan PT PSU ? Pertanyaan ini muncul ditengah masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).


Bahkan terkait keberadaan PETI di kawasan HGU PT PSU sudah menjadi perhatian bagi Bupati Madina, H Saipullah Nasution dan sebagaimana dilansir pada beberapa media online, Bupati Madina telah melaporkan keberadaan PETI di HGU PT PSU kepada Gubernur Sumut, Boby Nasution.


Terkait keberanian pelaku PETI melakukan aktivitas operasi penambangan di kawasan PT PSU, Pemerhati Keselamatan Lingkungan, M J Nasution, Senin (13/04/2026) yang dimintai pendapatnya, kepada wartawan mengatakan, bahwa ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI sudah semakin memprihatinkan.


Selaku pecinta keasrian alam, dia meminta agar Kapolri dan Panglima TNI segera turun menindak tegas pelaku PETI.


"Mafia PETI di Madina ini sudah semakin berani, dan dampak kerusakannya sudah sangat memperihatinkan. Kita berharap Kapolri dan Panglima TNI turun bersama menindak pelaku PETI yang menjarah lahan milik PT PSU," tegas M J Nasution.


Dia juga meminta agar DPRD Sumut, khususnya Komisi II segera memanggil Direktur Utama PT PSU untuk memberi penjelasan tentang keberadaan PETI di lahan perkebunan yang dibiayai dengan menggunakan uang rakyat, dan menjadi penyumbang PAD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


"DPRD Provinsi Sumatera Utara juga jangan tinggal diam segera panggil Dirut PT PSU untuk dimintai penjelasan tentang keberadaan PETI di Perkebunan Patiluban," tutupnya.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update