Metro7news.com|Subulussalam - Anggota DPRK Subulussalam datangi Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Sumut di Kota Medan. Agenda kunjungan itu, untuk melakukan koordinasi terkait kondisi jalan nasional di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Lintas - Subulussalam.
Pertemuan pada pagi itu, Senin (06/04/2026), Ardhiyanto Ujung diterima langsung oleh Kepala Bagian Program Balai BBPJN, Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Utara (Sumut), Ayu beserta staf lainnya.
Dalam penjelasannya, Ardhiyanto Ujung mengungkapkan berbagai masalah yang terjadi di jalan nasional Sumut-Aceh, terutama di Kabupaten Pakpak Bharat, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe jalan lintas menuju Kota Subulussalam.
Selain jalan sempit, rusak, dan longsor. Ardhiyanto Ujung juga menyampaikan, bahwa seminggu lalu telah terjadi kecelakaan adanya mobil yang terjun ke Sungai Lae Kombih di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, korban sampai hari ini belum ditemukan.
Jalan Lintas Nasional Subulussalam-Sumut kerap memakan korban nyawa hampir setiap tahun terjadi, Ardhiyanto berharap ada pemantauan langsung dan tindak lanjut dari pihak BBPJN Sumut II untuk pencegahan korban dikemudian hari.
Terpisah, Ayu selaku Kepala Bagian Program BBPJN Sumut menyampaikan terimakasih atas kunjungan Anggota DPRK Subulussalam.
"Harapan dan aspirasi ini akan kami tindak lanjuti segera dan akan kami koordinasikan ke bagian PPK 2.1 yang berada di Kabupaten Dairi," jelasnya.
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, juga sangat perhatian terhadap kondisi jalan di wilayah Pakpak Bharat sampai ke perbatasan Subulussalam-Aceh.
Memang situasi jalan disana sangat butuh perhatian, dengan keterbatasan anggaran yang ada.
"Kami, setiap tahun ada pekerjaan dan perbaikan yang dilaksanakan oleh pihak BBPJN Sumut di wilayah tersebut," ungkapnya.
Lanjutnya, tahun ini juga anggaran untuk hal tersebut tinggal nanti kami koordinasi dengan PPK 2.1.
"Kami akan membuat program yang tepat sesuai dengan sikon jalan yang sekarang," tutupnya.
(Amdan Harahap)

