-->

Notification

×

Iklan

Diduga Akibat Tindakan Main Hakim Sendiri, Korban Ditemukan Kritis Penuh Luka dan Babak Belur

Rabu, 08 April 2026 | April 08, 2026 WIB Last Updated 2026-04-08T04:24:55Z
Jenazah korban F (36) di instalasi jenazah RSUD Panyabungan, Rabu (08/06/2026).

Metro7news.com|Madina - Tragis, seorang pria berinisial F (36), warga Desa Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meninggal dunia diduga setelah menjadi korban aksi main hakim sendiri, Rabu (08/04/2026).


Korban sebelumnya dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan dalam kondisi kritis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban F mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh, terutama di bagian kepala dan pergelangan tangan.


Banyaknya darah yang keluar membuat kondisi korban semakin memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


Peristiwa tragis itu diduga terjadi di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat. Korban disebut-sebut dihakimi oleh sejumlah warga karena dituding melakukan pencurian di lokasi pengolahan tambang emas ilegal.


Menurut keterangan adik korban yang dijumpai di kamar mayat RSUD Panyabungan menegaskan,  kepergian korban sungguh sangat tidak manusiawi. 


"Terlalu kejam, sehingga banyak luka bacok ditubuh saudara saya, sudah tidak manusiawi lagi perbuatan mereka," ucap adik korban sambil menangis pilu. 


Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di kamar mayat RSUD Panyabungan. Suasana duka menyelimuti keluarga yang terus berdatangan, dengan isak tangis mengiringi kepergian korban.


Sementara itu, pihak keluarga melalui istri korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Panyabungan agar diproses sesuai hukum yang berlaku. 


Kapolsek Panyabungan, AKP D. Sinulingga yang dihubungi membenarkan adanya kejadian itu, dan saat ini Pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP untuk mendalami kejadian tersebut.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update