-->

Notification

×

Iklan

Kades Jambur Baru Terduga Pelaku Korupsi Dana Desa dan Kegiatan Tambang Emas Ilegal

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T07:19:54Z
Tumpukan material di jalan lingkungan yang dirusak Kepala Desa Jambur Baru Kec Batang Natal, Minggu (29/03/2026).

Metro7news.com|Madina - Riswan Haedy, Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina), diduga tidak hanya korupsi Dana Desa, tapi juga terlibat tambang emas ilegal.


Warga setempat mengungkapkan, bahwa ada beberapa titik lokasi tambang emas yang diduga dikelola oleh Kades. 


"Ada tambang emas dengan mesin dongpeng di Unte Albung, dan di Simanguntong juga ada," kata warga.


Kades juga diduga terlibat menampung hasil emas tambang ilegal di wilayah Batang Natal.


Kepala Desa Riswa Haedy yang dikonfirmasi tak kunjung bisa. Beberapa kali dihubungi lewat telpon tidak berhasil.


Kejahatan Kades makin komplit, polisi harus segera bertindak. Apabila terbukti sebagai penampung hasil tambang emas ilegal maka tidak tertutup Kades melakukan pencucian uang.


Diketahui, Kepala Desa Riswan Haedy menjadi viral karena dia melakukan perusakan aset daerah berupa jalan lingkungan.  


Perusakan itu dilakukan untuk memuluskan proyek pembukaan Jalan Unte Albung yang anggarannya diambil dari APBDes tahun 2024 dan 2025.


Selain itu, ia membuat kebijakan yang dirasa warga desa Jambur Baru merugikan, sebab warga diwajibkan membawa material pasir dan batu untuk membangun kembali jalan yang dirusaknya dengan cara bergotong- royong. Apabila warga tidak terlibat maka warga juga didenda 100 ribu rupiah.


Konflik warga dengan Kades, juga mendapat perhatian serius dari sejumlah aktivis. Ketua Garda Pantai Barat, Erisandi Nasution mengaku sedang mengumpulkan data terkait dugaan korupsi Dana Desa Jambur Baru yang dikelolanya.


Termasuk pembukaan Jalan Unte Albung yang diduga mankrak. Erisandi berjanji akan segera melaporkan temuannya ke Tipikor Polres Madina.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update