-->

Notification

×

Iklan

Wabup Asahan Ingatkan Pengusaha Kayu Untuk Patuhi Batas Muatan Kenderaan

Jumat, 01 Mei 2026 | Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-30T23:51:08Z
Wakil Bupati Asahan dalam monitoring dan pengecekan langsung terhadap sejumlah ruas jalan di Kabupaten Asahan menyempatkan diri untuk berbicara dan bertanya tentang sejumlah tonase kepada sopir truk pengangkut kayu yang tengah melintas membawa muatan.

Metro7news.com|Asahan - Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP, melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap sejumlah ruas jalan di Kabupaten Asahan yang mengalami kerusakan. Kegiatan itu dilakukan oleh Wakil Bupati dalam upaya menyahuti laporan masyarakat terkait hal tersebut.


Kamis (30/04/26) sekira pukul 16.00 WIB, di Desa Suka Damai Kecamatan Pulo Bandring, Wakil Bupati Asahan melakukan monitoring dan peninjauan ruas jalan yang mengalami kerusakan diduga akibat truk pengangkut kayu yang over tonase atau melebihi batas muatan yang diizinkan.


Saat melakukan monitoring, Wakil Bupati Asahan menyempatkan diri untuk berbicara dan bertanya tentang sejumlah hal kepada sopir truk pengangkut kayu yang tengah melintas membawa muatan.


Beliau juga memberikan imbauan tegas kepada para pengusaha kayu yang beroperasi di wilayah Kabupaten Asahan untuk mematuhi ketentuan batas muatan kendaraan (tonase), guna mencegah kerusakan jalan yang telah dibangun oleh pemerintah daerah. ‎


Wabup juga menerangkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Asahan telah menghadapi efesiensi anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan, sehingga masyarakat diminta untuk bersama-sama menjaga insfrastruktur yang ada di Asahan.


"Jika kendaraan yang melintas tidak mematuhi batas tonase, maka kerusakan akan terus terjadi. Hal itu tentunya akan sangat merugikan masyarakat kita," tegasnya.


Ia juga meminta agar para pengusaha kayu memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjalankan usahanya, termasuk memastikan armada yang digunakan tidak over tonase.

 ‎

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Asahan akan meningkatkan pengawasan di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi. ‎


"Kami tidak menghambat kegiatan usaha, tetapi harus berjalan sesuai aturan. Jika pelanggaran terus terjadi, tentu akan ada langkah tegas yang akan diambil," katanya.


Wakil bupati juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga infrastruktur daerah demi kepentingan masyarakat luas dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Asahan. Beliau juga mengapresiasi masyarakat yang telah aktif melaporkan kondisi di lapangan.


"Kami sangat mengapresiasi laporan yang disampaikan oleh masyarakat, laporan itu akan sangat membantu pemerintah dalam mengambil langkah cepat dan tepat," tutupnya. 


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Kabag Pemerintahan, Anggota DPRD Asahan serta Sekretaris Camat Pulo Bandring.


(dt)

×
Berita Terbaru Update