-->

Notification

×

Iklan

Menteri PU Minta Waskita Karya Tambah Batching Plong untuk Kejar Ketertinggalan Pekerjaan Fisik SR Aceh 2

Sabtu, 13 Juni 2026 | Juni 13, 2026 WIB Last Updated 2026-06-13T13:06:13Z
Menteri PUPR, Ir. Dody Hanggodo, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat 2 di Subulussalam, Desa Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, Kilometer 11, Provinsi Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Metro7news.com|Subulussalam - Menteri PUPR, Ir. Dody Hanggodo, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat 2 di Subulussalam, Desa Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, Kilometer 11, Provinsi Aceh, Sabtu (13/6/2026).


Dalam kunjungannya itu, Kementrian PUPR menyaksikan langsung proses pembangunan yang belum siap, dan tahapan masih 59-60 persen rampung.


Mengingat kontrak yang kurang dari 3 bulan ini, dikhawatirkan pengerjaan Sekolah Rakyat (SR) 2 Subulussalam terancam lambat dari kontrak.


Menteri PUPR, Dody Hanggodo saat di konfirmasi awak media mengatakan, terdapat sejumlah kendala, seperti sulitnya mobilisasi material bangunan, sehingga kemungkinan pembangunan SR 2 ini mengalami keterlambatan.


"Sudah kita sampaikan langsung ke pihak PT Waskita sebagai penyedia jasa, dikarenakan jauhnya jarak pengiriman material hingga menghambat percepatan bangunan," jelasnya.


Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU), juga menyampaikan agar PT Waskita Karya menambah Batching Plongnya, guna untuk mengejar ketertinggalan pekerjaan fisik SR 2 di Kota Subulussalam.


"Tadi saya sudah sampaikan kepada pihak PT Waskita agar menambah Batching Plongnya, guna mempercepat pembangunan," tegas Ir Dody.


Pada 20 Juni 2026, ada beberapa bangunan yang sudah dapat berfungsional. Sedangkan dispensasi untuk keterlambatan lanjutnya, tentunya pihak PT Waskita sudah mengetahui seluruhnya.


"Nanti akan kita komunikasikan lagi cara-cara terbaik, agar program Presiden Prabowo Subianto ini bisa baik dan efisien," tutup Ir Dody.


(Supriadi BM)

×
Berita Terbaru Update