-->

Notification

×

Iklan

DUGAAN 10 EKOR KAMBING CSR PT. SOCFINDO DI LAE BUTAR DIGELAPKAN, KADES: SAYA SUDAH BERPESAN JANGAN DIJUAL

Sabtu, 01 Agustus 2026 | Agustus 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T11:05:07Z
ACEH SINGKIL, Metro 7 News
//

Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Socfindo Kebun Lae Butar berupa 10 ekor kambing yang diserahkan pada 29 Juni 2026, kini diduga digelapkan.

Penyerahan bantuan tersebut diberitakan media online pada 13 Juli 2026. Dalam kegiatan itu, bantuan diserahkan kepada pemuda Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah.

Kades: Saya Diundang dan Sempat Berpesan
Saat dikonfirmasi _metro7news_ pada 1 Juli 2027 melalui telepon WhatsApp, Kepala Desa Lae Butar, Zulkarnain mengaku dirinya diundang pihak perusahaan untuk menghadiri penyerahan kambing tersebut.

"Soal digelapkan saya tidak tau pasti. Saya diundang perusahaan Socfindo penyerahan kambing tersebut dan sempat saya berpesan jangan dijual kambing bantuan," kata Zulkarnain.

Lebih lanjut Kades menjelaskan, setelah mendapat informasi, pihaknya langsung mencari sdr. Dayat. 
"Nanti konfirmasi si Dayat gimana kebenarannya. Sampai sekarang belum ada jawaban dari saya apa sudah ditegur apa belum," ujarnya.

Diduga Kelompok Penerima Fiktif
Berdasarkan informasi di lapangan, 10 ekor kambing tersebut diserahkan atas nama Kelompok Tani "Malum Ate". Namun kelompok tersebut diduga fiktif dan tidak pernah terbentuk secara sah melalui musyawarah masyarakat Desa Lae Butar.

Bantuan kambing itu merupakan bagian dari program CSR PT. Socfindo Indonesia Kebun Lae Butar. Foto penyerahan juga beredar dengan keterangan lokasi di No.6 Jalan Iskandar Muda, Desa Lae Butar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sdr. Dayat dan sdr. Atno Syaputra yang disebut menerima kambing tersebut belum dapat dikonfirmasi. Pihak PT. Socfindo juga belum memberikan keterangan resmi.  (Muhlis Cibro)
×
Berita Terbaru Update